DPRD Gunungkidul Soroti Proyek Strategis yang Belum Jalan
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Proses pemadaman kebakaran di salah satu rumah di Padukuhan Ngelo, Candirejo, Semin, Kamis (19/6/2025). Foto Istimewa BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebuah rumah milik Tugino di Padukuhan Ngelo, Candirejo, Semin terbakar pada Kamis (19/5/2025) siang. Selain pemilik dan keluarganya mengungsi, kerugian akibat peristiwa ini mencapai Rp100 juta.
Petugas UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul, Ngadiyono mengatakan, kebakaran rumah di Kalurahan Candirejo, Semin terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Diduga kebakaran berasal dari kepulan asap dari salah satu kamar rumah.
“Untuk penyebab pastinya belum tahu, tapi pemilik mengatakan kebakaran berasal dari salah satu kamar di rumah,” kata Ngadiyono kepada wartawan, Kamis siang.
Dia menjelaskan, untuk memadamkan kebakaran di rumah kampung ini menerjunkan dua unit mobil pemadam. Adapun personel yang diturunkan sebanyak sepuluh orang.
“Meski saat tiba di lokasi, Sebagian rumah sudah terbakar, tapi berkat kegigihan petugas damkar dibantu warga, maka kobaran benar-benar bisa dipadamkan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Puluhan Warga Jepang Tumbang karena Cuaca Panas Ekstrem
Ngadiyono mengungkapkan, jarak yang jauh menjadi kendala dalam upaya pemadaman. Pasalnya, untuk sampai lokasi membutuhkan waktu sehingga saat datang api sudah membesar sehingga menyulitkan petugas dalam proses pemadaman.
“Selain memadamkan kobaran, kami juga lakukan antisipasi agar tidak merembet ke bangunan di sebelahnya,” katanya.
Ia memastikan peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, pemilik harus mengungsi sementara waktu karena bangunan rumah ludes terbakar si jago merah.
Selain itu, berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, diperkirakan mencapai Rp100 juta. “Korban dan keluarganya akan mengungsi ke saudara terdekat,” katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengimbau kepada Masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran, khususnya saat musim kemarau. Bebrapa langkah yang dapat dilakukan guna mengurangi risiko kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah.
Selain itu, juga bisa dilakukan dengan menggunakan perangkat listrik yang berstandar SNI. “Saat bepergian juga diminta memastikan kompor atau barang yang berpotensi menimbulkan api dipastikan benar-benar mati. Harus terus waspada dan berhati-hati agar potensi kebakaran bisa ditekan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.
Dinsos Kulonprogo mencoret 40 penerima KKS setelah validasi, termasuk ASN, warga mampu, hingga data tidak valid.
Aktivitas Gunung Sinabung meningkat ditandai tremor dan gempa vulkanik. PVMBG minta warga waspada potensi erupsi.
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.