Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Wisatawan memadati Pantai Parangtritis, Sabtu (16/6/2018). /Dok-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengingatkan wisatawan Pantai selatan untuk mewaspadai ubur-ubur yang terdampar. Dari libur panjang tahun baru Islam 1447 hijriah atau 1 Sura lalu, sudah ada 22 korban luka sengatan ubur-ubur.
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad, menjelaskan pada Minggu (29/6/2025) lalu dilaporkan ada 22 korban luka tersengat ubur-ubur di Pantai Parangtritis. “Di sepanjang pantai sekarang ubur ubur sedang muncul. Di sebagian besar Pantai Gunungkidul dan kemarin Parangtritis,” ujarnya, Selasa (1/7/2025).
Sengatan ubur-ubur mengakibatkan bagian tubuh yang tersengat terasa panas. BPBD DIY pun menyiagakan tim di sepanjang Pantai untuk memberikan pertolongan kepada para korban. “Jadi dikikis dulu bekas sengatannya, lalu diobati dengan alkohol,” ungkapnya.
Untuk kebutuhan tersebut, pihaknya juga didukung Dinas Kesehatan dengan mensuplai alkohol dari puskesmas di sekitar Pantai. “Kita harapkan kesadaran dari wisatawan dan pemahaman tentang ubur-ubur,” katanya.
Korban sengatan ubur-ubur sebagian besar adalah anak-anak. Mereka menganggap ubur-ubur seperti jeli yang berwarna merah dan biru seperti mainan. “Kami terus memberikan edukasi ke wisatawan, hati hati kepada ubur-ubur,” ucapnya.
Menurutnya, banyak wisatawan yang belum mengetahui bentuk ubur-ubur di Pantai selatan, sehingga tidak menghindarinya. “Yang dipahami masyarakat ubur-ubur itu bulat di tengah laut, kalau di Pantai selatan ada yang panjang, warna-warni,” kata dia.
Selain memberikan edukasi, petugas juga mengantisipasi kejadian sengatan ubur-ubur dengna membersihkan ubur-ubur yang terdampar di sepanjang pantai. “Langkah pencegahan, kalau pagi kami menyisir pantai, mengambil ubur-ubur yang terdampar di Pantai,” ujarnya.
BACA JUGA: Puluhan Warga Gunungkidul Ingin Bekerja di Luar Negeri, Taiwan Jadi Tujuan Favorit
Selain ubur-ubur, wisatawan Pantai juga perlu mewaspadai palung laut yang berada di sekitar Pantai selatan. “Kalau di sana sudah ada tanda tidak boleh berenang. Tapi itu sering dilanggar akhirnya terseret ombak, tidak bisa minggir,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.