Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Foto siswa SMA.- Ilustrasi dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, JOGJA—Seluruh jalur Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA-SMK DIY termasuk afirmasi terbatas yang dibuka belakangan sudah terisi. Beberapa sekolah di Kulonprogo masih kekurangan siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Suhirman, menjelaskan jalur afirmasi terbatas saat ini sudah terisi oleh calon siswa yang sebelumnya juga mendaftar jalur afirmasi tapi terlempar. “Ada 51 kursi, yang diisi oleh calon siswa dari jalur afirmasi,” ujarnya, Kamis (10/7/2025).
Walau calon siswa tersebut sebelumnya sudah mendaftar, namun untuk menggunakan jalur afirmasi terbatas ini mereka harus melakukan pendaftaran kembali. “Prinsipnya untuk mengakomodir anak-anak yang afirmasi,” kata dia.
Jalur afirmasi terbatas ini tersebar di beberapa sekolah dengan jumlah di masing-masing sekolah berbeda. Jalur ini merupakan tambahan dari empat jalur yang sudah ditetapkan sebelumnya, karena adanya permasalahan pada jalur afirmasi.
Sebanyak 139 calon siswa yang sudah diterima di jalur afirmasi sempat dianulir karena dinyatakan tidak layak berada di jalur tersebut, tapi bisa masuk karena kesalahan sistem. Dari jumlah tersebut, 88 calon siswa tetap diterima di jalur afirmasi karena melengkapi dokumen afirmasi dan 51 calon siswa tetap diterima tapi non afirmasi.
Mekanisme ini kemudian menyisakan 51 kursi kosong di jalur afirmasi, maka kemudian dibukalah jalur afirmasi terbatas. Dengan terisinya jalur afirmasi terbatas ini, sekarang seluruh jalur SPMB tingkat SMA-SMK DIY sudah terisi.
Meski demikian, beberapa sekolah di Kulonprogo kuotanya belum terpenuhi karena kekurangan pendaftar. “Yang masih kurang di SMA Samigaluh 78 siswa, SMAN Temon 10 siswa dan SMAN Kokap 65 siswa. Kami akan telusuri penyebabnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.