Puluhan Siswa SD di Kulonprogo Melihat Aktivitas di Bandara YIA
Sebanyak 80 siswa SD di sekitar Bandara YIA diajak mengenal dunia penerbangan dan aktivitas kebandarudaraan melalui program TJSL.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO–Ruas Jalan Trisik terutama di Kalurahan Banaran, Galur Kulonprogo masih rusak parah menjelang peresmian Jembatan Pandansimo.
Lurah Banaran, Haryanta mengatakan, jalan tersebut membujur dari utara ke selatan yang menjadi penghubung jalan ke Jembatan Pandansimo, Bantul. Dia menjelaskan, kerusakan Jalan Trisik karena adanya aktivitas dari kendaraan tambang.
"Kerusakan ini bisa mengganggu akses menuju jalan Jembatan Pandansimo tentunya termasuk akses pertanian warga untuk ketahanan pangan," katanya, Jumat (11/7/2025).
Menurut Haryanta, kondisi kerusakan Jalan Trisik sudah disampaikan ke Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan dalam agenda urun rembuk beberapa waktu lalu. Dia berharap segera dilakukan perbaikan jalan. Setidaknya, kata dia, perbaikan dilakukan sementara.
"Perbaikan infrastruktur ini menjadi penting untuk dapat terus menunjang dampak ekonomi kehadiran Jembatan Pandansimo. Ketika Jalan Trisik diperbaiki warga yang mengaksesnya bisa lebih praktis," katanya.
Haryanta menjelaskan, Jalan Trisik sendiri memiliki panjang sekitar tiga kilometer. Dengan kerusakan sekitar 85 persen dari panjang tersebut. "Kerusakannya sekitar 2,5 kilometer. Ada yang berlubang atau ambles sehingga tidak rata," ungkapnya.
Jalan Trisik menjadi kewenangan kabupaten sehingga perbaikannya menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo. Kerusakan Jalan Trisik sudah terjadi sejak 2016 dan kondisi kerusakannya parah dari 2017 hingga sampai sekarang.
Kepala DPUPKP Kulonprogo, Didik Wijanarto mengakui, memang jalan tersebut sangat rusak berat akibat truk-truk penambang pasir. "Memang rusak berat, selama ada tambang pasti jebol lagi jalannya," jelasnya.
Sementara ini, katanya, belum ada upaya yang bisa dilakukan DPUPKP Kulonprogo karena ketiadaan anggaran infrastruktur jalan. Bahkan untuk tahun depan pun, Didik belum bisa memastikan apakah ada anggaran perbaikan untuk Jalan Trisik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 80 siswa SD di sekitar Bandara YIA diajak mengenal dunia penerbangan dan aktivitas kebandarudaraan melalui program TJSL.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.