Satpol PP Evakuasi Pria Tanpa Busana di Sisi Timur Taman Pintar
Pria tanpa busana di Taman Pintar Jogja ditangani Satpol PP dan dibawa ke Dinsos DIY untuk asesmen lebih lanjut.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Aswaddy Hamid
Harianjogja.com, JOGJA–Perum Bulog Kanwil Yogyakarta mulai menyalurkan bantuan pangan beras 10 kilogram kepada ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) di DIY. Tahun ini, jumlah KPM bantuan pangan beras di DIY menurun dibandingkan dengan tahun lalu.
Pimpinan Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Ninik Setyowati menuturkan pada tahun ini jumlah KPM bantuan beras tercatat sebanyak 21.064 orang di wilayah DIY. Jumlah tersebut berkurang dibandingkan dengan tahun lalu.
BACA JUGA: Konsumsi BBM Bersubsidi untuk Nelayan Gunungkidul Terus Meningkat
Pada tahun lalu, jumlah penerima KPM bantuan beras mencapai sekitar 27.000 orang. "Tahun ini jumlah penerima KPM menurun sekitar 6.000 orang. Kami mendapatkan data [penerima bantuan pangan beras] by name by address dari pemerintah pusat,” katanya di Kelurahan Gunungketur, Jumat (18/7/2025).
Menurut Ninik, masing-masing KPM diberikan beras dengan ukuran 10 kilogram untuk setiap bulan. Sehingga pada penerimaannya kali ini, setiap KPM menerima beras sebanyak 20 kilogram untuk periode Juni-Juli 2025.
Sementara Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menuturkan penurunan jumlah KPM bantuan pangan beras tersebut merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Karena itu, dia mendorong agar masyarakat Kota Jogja mulai beralih mengkonsumsi makanan selain beras sebagai makanan pokok.
“Kami sangat menyadari dan bagi masyarakat mboten kudu dahar sego jan-jane [tidak harus makan nasi seharusnya],” katanya.
Menurutnya ada berbagai bahan pangan lain yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber karbohidrat antara lain kentang dan kimpul. Hasto pun berharap agar penyaluran beras tersebut tepat sasaran dan dapat menstabilkan harga beras di pasaran.
Sementara salah satu KPM dari Kelurahan Gunungketur, Bagas Wiranto mengaku bantuan pangan beras tersebut membantunya memenuhi kebutuhan sehari-hari. ‘Sangat membantu. Ini bisa mencukupi kebutuhan beras sampai satu bulan untuk tiga orang anggota keluarga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria tanpa busana di Taman Pintar Jogja ditangani Satpol PP dan dibawa ke Dinsos DIY untuk asesmen lebih lanjut.
Inflasi DIY Juni 2026 mencapai 0,37% secara bulanan. Kenaikan harga BBM non-subsidi menjadi penyumbang terbesar inflasi menurut BPS DIY.
Sebanyak 74 ASN Kemenag Kulonprogo mengikuti mentoring IT untuk meningkatkan kecakapan digital dan mendukung pelayanan berbasis teknologi.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 2 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.
Tebing Breksi mencatat 24.338 kunjungan selama Juni 2026. Libur sekolah, promo wisata, dan Prambanan Jazz diprediksi mendongkrak wisata Sleman.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 2 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.