Jalan Gose-Palbapang Bantul Dilebarkan Jadi 4 Jalur, Akses ke Pansela Makin Mudah
Jalan Gose-Palbapang Bantul akan dilebarkan menjadi empat jalur sepanjang 1,7 km. Jalan dilengkapi median, trotoar, dan PJU untuk mendukung akses Pansela.
Foto udara pembangunan Jembatan Pandansimo di Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (25/6/2025). Jembatan Pandansimo sebagai penghubung Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) antara Kabupaten Kulonprogo dan Bantul sepanjang 1,9 kilometer tersebut rencananya akan diresmikan pada Juli mendatang. Antara/Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, BANTUL – Proses audit keselamatan Jembatan Pandansimo Bantul masih berlangsung. Adapun operasional jembatan tersebut ditarget pertengahan Agustus 2025.
Jika seluruh rekomendasi dari hasil audit itu sudah ditindaklanjuti, maka jembatan Pandansimo yang membentang sepanjang 675 meter di atas Sungai Progo untuk menghubungkan ruas Congot-Ngremang (Kabupaten Kulonprogo) dan Pandansimo-Samas (Kabupaten Bantul) itu siap dioperasikan.
Hal ini disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, Setiawan Wibowo. Menurutnya, pembukaan jembatan tinggal menunggu hasil audit keselamatan dari Direktorat Jembatan Kementerian PUPR.
“Saat ini sedang persiapan audit keselamatannya. Apabila sudah keluar hasilnya dan rekomendasi sudah ditindaklanjuti, maka bisa mulai dioperasikan,” katanya Sabtu (19/7/2025).
Pembangunan Jembatan Pandansimo yang telah dimulai sejak 17 November 2023 ini mengalami perpanjangan masa pelaksanaan dan penambahan panjang penanganan. Awalnya, proyek ini ditargetkan selesai pada Desember 2024, tapi mengalami perpanjangan hingga akhir l 2025. Total panjang penanganan yang di kontrak awal hanya 1.900 meter bertambah menjadi 2.300 meter. Penambahan ini untuk mengakomodasi kebutuhan lajur transisi untuk meningkatkan keselamatan jalan.
Setiawan menyebut, target paling lambat hasil audit dan rekomendasinya akan keluar pada 15 Agustus 2025. Setelah itu, uji coba operasional jembatan yang menelan anggaran sebesar Rp863,72 miliar yang bersumber dari APBN TA 2023-2025 itu bisa segera dilakukan.
Terkait progres pembangunan, Setiawan memastikan fisik proyek Jembatan Pandansimo sudah selesai seluruhnya. “Update pembangunannya sudah 100 persen,” katanya.
Untuk peresmian resmi jembatan tersebut, menurut Setiawan, saat ini masih dalam tahap konsultasi antara Gubernur DIY dan Direktorat Jenderal Bina Marga. Belum ada tanggal pasti terkait agenda tersebut.
Jembatan Pandansimo merupakan bagian penting dari konektivitas Jalur Lintas Selatan di pesisir selatan Jawa. Jembatan ini diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan, mendorong pariwisata selatan DIY, dan mempercepat distribusi logistik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Gose-Palbapang Bantul akan dilebarkan menjadi empat jalur sepanjang 1,7 km. Jalan dilengkapi median, trotoar, dan PJU untuk mendukung akses Pansela.
Timnas Indonesia U15 masuk Grup G Piala Dunia dan Festival U15 FIFA 2026 di Azerbaijan pada 22–30 Oktober bersama lima negara lainnya.
Polisi mendalami peran delapan orang usai penggerebekan MP Club Pekanbaru. Sebanyak 63 dari 68 orang yang diamankan positif narkotika.
Bedah buku Pilar-Pilar Pemberdayaan Masyarakat Desa di Potorono, Bantul, membahas optimalisasi potensi kalurahan melalui BUMKal, tanah kas desa, pertanian, dan
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 13 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi MPP, SIMENOR, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Gunungkidul Oktober 2026, lengkap dengan lokasi SIMMADE, SIMPITU, SIM Keliling, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan.