Pemkot Jogja Perkuat Talut di Enam Titik Sungai untuk Cegah Longsor
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Beras - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Luas lahan pertanian sawah berkelanjutan di Kota Jogja terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, Pemkot Jogja mengandalkan pasokan beras dari wilayah lain.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja, Sukidi menyampaikan luas lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kota Jogja hanya sekitar 32 hektar. Dengan luas lahan tersebut produktivitas pertanian di Kota Jogja mencapai 5 ton per hektar.
“Padahal kebutuhan kita sekitar 94 ton per hari di Kota [Jogja],” katanya.
Sukidi menyebut pertanian di Kota Jogja mengalami tiga kali panen dalam setahun. Dengan kondisi tersebut menurutnya kebutuhan beras Kota Jogja mengandalkan pasokan dari wilayah lain. Beberapa daerah seperti Bantul, Sleman, Kulonprogo, Klaten, dan Bliter pun digandeng untuk memenuhi kebutuhan beras di Kota Jogja.
Meskipun mengandalkan dari daerah lain, Sukidi mengaku saat ini ketersediaan beras masih mencukupi. Di Kota Jogja saat ini ketersediaan beras mencapai 150 ton per hari.
BACA JUGA: Di Kota Jogja, Modal Koperasi Kelurahan Merah Putih Purwokinanti Berasal dari Anggota
Sukidi mengaku lahan pertanian pangan berkelanjutan yang ada di Kota Jogja terbatas tersebut masih mengalami alih fungsi lahan pertanian sekitar lima hektar dalam lima tahun belakangan. Sukidi mengaku alih fungsi lahan pertanian pangan berkelanjutan tersebut disebabkan karena lahan tersebut milik perorangan, sehingga pihaknya kesulitan untuk mengendalikan alih fungsi lahan pertanian pangan berkelanjutan tersebut.
Dia mengaku pengajuan izin untuk alih fungsi lahan pertanian berkelanjutan diajukan kepada DPP Kota Jogja dan Dispertaru Kota Jogja. Dari dua instansi tersebut menurutnya tidak memberikan rekomendasi untuk alih fungsi lahan pertanian. Namun, beberapa pemohon mengajukan banding ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jogja, dan permohonan tersebut dikabulkan.
Lima hektar lahan pertanian berkelanjutan yang telah dialihfungsikan tersebut kini telah dibangun pemukiman dan beberapa unit usaha seperti kafe atau tempat makan.(Stefani Yulindriani)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp5 miliar untuk memperkuat talud di enam titik sungai guna mengantisipasi longsor dan gerusan aliran air.
Simak daftar rute Trans Jogja terbaru 2026 beserta tarif terkini. Jaringan layanan makin luas dengan akses antarkoridor yang semakin terintegrasi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian kompak naik pada Kamis 23 Juli 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 23Juli 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.