Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, BANTUL – Kepolisian Resor (Polres) Bantul menangkap sejumlah pelajar dari beberapa sekolah menengah pertama dan atas di wilayah Imogiri, Pleret, dan Kretek, pada Jumat (25/7/2025) yang diduga akan terlibat dalam aksi tawuran. Sebanyak delapan remaja diamankan di dua lokasi berbeda, sementara kepolisian masih mendalami keterlibatan pihak lain.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menjelaskan, aksi tawuran ini dipicu oleh aksi saling ejek antara siswa SMP 2 Imogiri dan SMP 2 Pundong yang kemudian sepakat untuk menggelar pertandingan futsal, dilanjutkan dengan tawuran. Sekitar 30 remaja dari SMP 2 Imogiri, SMP Muhammadiyah Imogiri, dan SMP 2 Pleret berkumpul sejak pukul 13.00 WIB.
Mereka awalnya menuju Jalan Parangtritis (Jalan Paris), lokasi yang disepakati untuk tawuran. Namun, saat melintas di Dusun Dukuh, Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, salah satu dari mereka melempar halaman rumah warga dengan botol kaca, memicu kemarahan warga.
Di tengah perjalanan, salah satu kendaraan yang ditumpangi dua remaja mengalami kecelakaan saat mencoba kabur karena melihat polisi di jalan. Mereka adalah FAS, 19, pelajar SMK Muhammadiyah 1 Bantul, dan AADU, 18, lulusan SMAN 1 Imogiri.
"Setelah kejadian itu, rombongan pelajar sempat putar balik ke arah semula. Namun, warga yang sebelumnya melihat pelemparan menghadang rombongan tersebut dan berhasil mengamankan dua pelajar yakni YPM, 14 dan KLS, 15," jelas Jeffry, Sabtu (26/7/2025).
Dari tangan mereka, polisi mengamankan dua unit motor (Yamaha NMAX dan Honda PCX), gasper biru-hitam sepanjang 70 cm, dan selang bermata paku sepanjang 1 meter.
Masih di hari yang sama pukul 15.15 WIB, Polsek Kretek juga mengamankan enam remaja di Jl. Parangtritis, Dusun Duwuran, Kalurahan Parangtritis. Mereka dicurigai akan melakukan aksi tawuran setelah sebelumnya terlihat mengendarai sepeda motor sambil membawa senjata berupa gir.
"Enam remaja diamankan dalam kejadian itu yakni FED, APK, BLP, HQS, FDW dan DBK," katanya.
Meski tidak ditemukan senjata saat pemeriksaan, mereka tetap dibina dan dipulangkan ke orang tua masing-masing. Kepolisian menyebut keenam remaja ini memiliki keterkaitan dengan rombongan pelajar yang hendak tawuran di Pundong dan penyelidikan masih berlanjut.
Jeffry menyebut, saat ini Polres Bantul tengah berkoordinasi dengan pihak sekolah dari masing-masing pelajar yang terlibat untuk menindaklanjuti persoalan ini. Kepolisian juga meminta keterlibatan aktif para orang tua dan sekolah dalam melakukan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Langkah kami tegas, tapi tetap mengedepankan pembinaan. Tawuran bisa berdampak fatal, dan ini harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Klasemen Asian Games 2026 menempatkan Indonesia di posisi 15 dengan tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.