Gunungkidul Anggarkan Rp3,39 Miliar untuk 180 Lampu Penerangan Jalan
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp3,39 miliar untuk memasang 180 lampu jalan pada 2026. Sebanyak 125 unit ditargetkan rampung November.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebuah perahu nelayan di Pelabuhan Sadeng di Kapanewon Girisubo terbalik dihantam ombak, Selasa (29/7/2025) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena perahu jukung maupun seorang nelayan yang mengendarai berhasil diselamatkan.
Koordinator Satlinmas Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng, Sunu Handoko mengatakan, perahu jukung milik nelayan yang terbalik bermula saat korban, Didin,30, asal Cilacap, Jawa Tengah mencari ikan. Saat penangkapan yang berlokasi di sebelah barat Pelabuhan Sadeng, tiba-tiba mesin tempel perahu mati.
BACA JUGA: Polisi Ungkap Barang Bukti Kematian Arya Daru
Korban pun mencoba mengecek dan diketahui mesin mati dikarenakan kehabisan BBM. Upaya pengisian pun dilakukan, tapi saat menuangkan ke mesin tiba-tiba datang ombak besar sehingga membuat perahu jukung terbalik dan Didin tercebur ke laut.
“Usai mendapati laporan adanya perahu nelayan terbalik, kami langsung mendatangi TKP untuk proses evakuasi,” kata Sunu saat dihubungi, Selasa (29/7/2025).
Proses evakuasi dilakukan dengan menerjunkan tim gabungan dan satu armada kapal slerek. Upaya penyelamatan berjalan dengan lancar karena perahu berhasil ditarik ke dermga di Pelabuhan Sadeng.
Adapun korban juga selamat, tapi untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan dibawa ke Puskesmas Girisubo guna mendapatkan pemeriksaan secara medis. “Kondisinya baik, tapi butuh pemeriksaan untuk memastikan agar tidak terjadi apa-apa,” kata Sunu.
Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama sehingga kejadian sama tidak terulang. Oleh karena, Sunu meminta para nelayan lebih berhati-hati karena kondisi sekarang terjadi cuaca buruk.
“Ada angin kencang dan terjadi hujan. Jadi, kami minta terus waspada dan berhati-hati,” katanya.
Terpisah, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa di Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, kondisi di wilayah pantai yang dijaga dalam keadaan aman dan terkendali.
“Memang ada cuaca buruk, tapi masih aman. Namun, kami juga meminta nelayan atau pun warga yang beraktivitas di pantai lebih berhati-hati lagi,” katanya.
Ia pun mengingatkan kepada nelayan yang akan beraktivitas untuk membawa alat perlindungan. Salah satunya terus mengenakan jaket pelampung pada saat di laut.
“Ini untuk antisipasi karena dengan menggunakan pelampung bisa menjadi penyelamat saat terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp3,39 miliar untuk memasang 180 lampu jalan pada 2026. Sebanyak 125 unit ditargetkan rampung November.
Sebanyak 32.214 bikers Honda dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam rangkaian Honda Bikers Day (HBD) 2026.
PT Mikatasa Agung menggelar kopdar Lem Rajawali bersama pengrajin sofa di Jogja untuk mempererat hubungan pelanggan dan menyerap masukan pengembangan produk.
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Penembakan dekat Stadion Bragg Memorial di Florida menyebabkan sejumlah korban. Polisi menyelidiki insiden dan jumlah korban belum dipastikan.
Veda Pratama menghormati pembatalan Moto3 Australia 2026 akibat cuaca buruk meski telah meraih pole position di Phillip Island.