Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Masyarakat melihat buku yang dipamerkan di Taman Budaya Embung Giwangan pada Rabu (30/7/2025). Stefani Yulindriani/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menggelar pameran buku sastra bertajuk Rampak untuk meningkatkan literasi masyarakat. Pameran tersebut berlangsung dari 30 Juli hingga 4 Agustus 2025, berpusat di Grha Budaya, Taman Budaya Embung Giwangan.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja, Yetti Martanti menuturkan pameran tersebut digelar untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat terhadap buku-buku sastra yang selama ini mungkin sulit dijangkau.
“Rampak itu kolaborasi. Dalam konteks ini, kolaborasi dari berbagai komunitas sastra. Kami ingin memberikan ruang agar masyarakat bisa lebih mudah terkoneksi dan berinteraksi dengan teman-teman pegiat sastra,” katanya di Embung Giwangan pada Selasa (29/7/2025).
Dalam pameran tersebut, Yetti menuturkan tersedia sekitar 110.000 judul buku. Dari jumlaj tersebut 80% diantaranya merupakan berupa buku sastra. Sementara sisanya metupakan buku humaniora.
Menurut Yetti, pameran ini tidak berfokus pada target penjualan, melainkan pada upaya memperluas akses dan minat baca masyarakat.
“Kami ingin masyarakat memiliki pilihan bacaan yang lebih beragam dan bermutu, terutama dari genre sastra yang kerap menjadi referensi penting dalam membangun wawasan dan kepekaan sosial,” katanya.
Dia menambahkan, tingginya antusiasme publik terhadap pameran ini menunjukkan tumbuhnya minat terhadap literasi di tengah masyarakat. Menurutnya pameran tersebut dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan budaya membaca dan menumbuhkan kecintaan terhadap sastra.
Disbud Kota Jogja bekerja sama dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DIY, dan beberapa komunitas sastra untuk menyediakan buku-buku tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.