Kelok 23 Dibuka, Bupati Bantul Ingatkan Warga Jangan Dirikan Bangunan Liar
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Ilustrasi Kamera CCTV Electonic Traffic Law Enforcement (ETLE). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bantul menambah pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik pada 2025. Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah Kompleks Manding, yang tahun ini mendapat tiga unit CCTV baru.
Kepala Diskominfo Bantul, Bobot Ariffi’ Aidin mengatakan pemasangan ini merupakan bagian dari program yang sebelumnya juga meliputi titik-titik pemantauan sampah dan area publik lainnya. “Kalau total sekarang kira-kira sudah 30-an titik lebih di seluruh Bantul,” ujarnya, Senin (11/8/2025).
BACA JUGA: Pasang Bendera One Piece di Perahu, Nelayan Congot Didatangi Aparat
Menurut Bobot, anggaran untuk pengadaan CCTV tahun ini tidak besar. Meski begitu, penempatan kamera di area publik dipertimbangkan berdasarkan tingkat kerawanan, sekaligus untuk mendukung pemantauan keamanan dan ketertiban.
“Per titik sekitar Rp700.000. Program ini sekaligus bisa jadi bahan untuk teman-teman kepolisian juga dalam menjaga ketertiban,” katanya.
Menariknya, seluruh CCTV yang dipasang dapat diakses secara langsung oleh masyarakat. Warga bisa memantau kondisi titik-titik tersebut melalui aplikasi Bantulpedia atau website resmi Pemkab Bantul di bantulkab.go.id/cctv.html.
BACA JUGA: KPK Usut Aliran Dana Korupsi Kuota Haji 2024 Era Menag Yaqut
"Program ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, keamanan lingkungan, dan partisipasi warga dalam menjaga ketertiban di Bantu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
DKP DIY menggelar Gita Laut 2026 di Pantai Congot untuk menjaga sumber daya pesisir dan melibatkan generasi muda dalam sektor kelautan.
Warga Wirobrajan didorong mengolah sampah plastik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Bank Sampah Wira Peni kini memiliki 90 anggota.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Jusuf Kalla mendorong operasi aparat diiringi pendekatan persuasif dan damai.