TPR Baron Gunungkidul Terapkan Pembayaran Cashless 12 Mei
TPR Baron Gunungkidul mulai terapkan pembayaran cashless 12 Mei 2026 untuk tekan kebocoran retribusi wisata.
Ilustrasi penemuan jenazah. Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jasad manusia tak utuh yang ditemukan di Pantai Krakal di Kapanewon Tanjungsari Gunungkidul hingga sekarang belum diketahui identitasnya. Upaya pencocokan DNA dengan korban hilang di Pantai Siung, Purwodadi di Kapanewon Tepus sudah dilakukan, tapih sampai saat ini hasilnya belum keluar.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna mengatakan, temuan mayat di Pantai Krakal pada Senin (4/8/2025) masih menjadi misteri. Pasca-penemuan, jasad langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan pemeriksaan, tapi hingga kini belum diketahui identitas korban.
BACA JUGA: Jalan di Perbatasan Sukoharjo-Semin Gunungkidul Rusak Parah
Menurut dia, upaya mencari identitas korban sudah dilakukan, tapi hingga sekarang masih menunggu hasil pencocokan DNA dengan korban hilang di Pantai Siung. Upaya pencocokan dilakukan pada Jumat (9/8/2025), yakni pihak keluarga korban mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara.
“Belum keluar hasilnya karena pengambilan sampel DNA untuk pencocokan sudah dilakukan,” kata Agus, Rabu (13/8/2025).
Dia meminta kepada semua pihak untuk bersabar karena pencocokan juga membutuhkan waktu. “Di Rumah Sakit Bhayangkara hanya pengambilan sampel, sedangkan pencocokan dilakukan di Jakarta. Jadi, kita tunggu hasilnya seperti apa,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa di Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng, Sunu Handoko. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke pihak berwajib terkait dengan upaya pencocokan antara temuan mayat di Pantai Kralak dengan Siung.
“Hasilnya kami juga masih menunggu,” katanya.
Menurut dia, untuk saat ini pencarian korban hilang di Pantai Siung atas nama Azka Nurfadillah telah dihentikan. Pasalnya, beberapa hari pencarian tidak membuahkan hasil hingga operasi ditutup.
Sebelumnya diberitakan, Azka yang merupakan warga asal Jakarta ini datang ke Pantai Siung pada Kamis (24/7/2025) untuk kamping dengan menyewa tenda. Namun, pada Sabtu (26/7/2025) dinyatakan hilang setelah izin sewa tenda habis dan dibongkar pemilik, tapi keberadannya tidak diketahui.
“Sempat ada yang melihat di area Watu Togok dan diminta pulang oleh Petugas SAR,” katanya.
Berdasarkan laporan dari petugas parkir di Pantai Siung diketahui ada sepeda motor Honda Vario 160 yang terparkir hingga Minggu siang. Hasil koordinasi dengan pihak Polsek Tepus diketahui kendaraan tersebut dibawa oleh Azka, pengunjung perempuan yang dinyatakan hilang.
“Di dalamnya ada STNK, ponsel dan SIM atas nama bersangkutan karena ada tas dan kunci kontak motornya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPR Baron Gunungkidul mulai terapkan pembayaran cashless 12 Mei 2026 untuk tekan kebocoran retribusi wisata.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.