Ramaikan UMKM, PKS Bantul Berkomitmen Perkuat Ketahanan Pangan
PKS Bantul menggelar Milad ke-24 dengan bazar UMKM, layanan kesehatan gratis, dan santunan bagi masyarakat di Bantul.
Foto udara pembangunan Jembatan Pandansimo di Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (25/6/2025). Jembatan Pandansimo sebagai penghubung Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) antara Kabupaten Kulonprogo dan Bantul sepanjang 1,9 kilometer tersebut rencananya akan diresmikan pada Juli mendatang. Antara/Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, BANTUL–Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memastikan bahwa program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah saat ini sejalan dengan tema besar pembangunan nasional. Hal itu disampaikan terkait pidato kenegaraan HUT RI ke 80 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto, Jumat (15/8/2025).
Fokus yang disampaikan Presiden, menurutnya, meliputi penguatan ketahanan pangan, tata kelola pemerintahan yang bersih, penggunaan anggaran yang efisien, serta pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA: DAK-DAU Bantul Dipangkas Rp21,7 Miliar, Ini Strategi yang Dilakukan Pemkab
Di sektor ketahanan pangan, Pemkab Bantul telah menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan hasil pertanian, mulai dari intensifikasi dan ekstensifikasi, hingga pemanfaatan mekanisasi, elektrifikasi, dan digitalisasi.
“Pokoknya dari hulu sampai hilir itu sudah kita lakukan dan akan terus kita lakukan,” ucap Abdul Halim usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Bantul yang juga mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI.
Ia menilai, peningkatan produksi pertanian adalah kunci untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Pemanfaatan teknologi diyakini dapat mempercepat proses budidaya dan memperbaiki mutu hasil panen.
Bupati juga menekankan pentingnya integritas dan efektivitas birokrasi. Ia mengapresiasi peringatan keras Presiden kepada para kepala daerah agar tidak terjerat pelanggaran hukum, khususnya praktik korupsi.
“Pesan itu sangat jelas, sangat tegas, dan kita semuanya mendengar. Mudah-mudahan pemerintah daerah dan kalurahan semakin berintegritas dan efisien sehingga sumber daya kita lebih banyak dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Terkait efisiensi anggaran, Abdul Halim menuturkan perjalanan dinas akan dibatasi dan pengeluaran yang terlalu birokratis akan dipangkas.
Dana tersebut dialihkan ke program yang langsung memberi manfaat bagi warga, seperti pembangunan fasilitas air bersih, perbaikan rumah tidak layak huni, infrastruktur, hingga jaminan sosial bagi masyarakat miskin.
Arahan Presiden, lanjutnya, sejalan dengan arah kebijakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bantul. Menurutnya, hal itu menjadi penguatan sekaligus pengakuan bahwa langkah yang sudah dan akan ditempuh pemerintah daerah berada pada jalur yang benar.
“Insyaallah apa yang sudah kita lakukan saat ini, dan yang akan kita lakukan sudah on the track,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PKS Bantul menggelar Milad ke-24 dengan bazar UMKM, layanan kesehatan gratis, dan santunan bagi masyarakat di Bantul.
Gelombang gugur massal landa wakil Indonesia di 16 besar Malaysia Masters 2026. Jonatan Christie (jojo) jadi satu-satunya harapan tersisa di perempat final.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)