Garudayaksa FC Juara Pegadaian Championship, Ini Kata Pelatih Widodo
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Polda DIY melalui Biro Logistik melaksanakan penyerahan kunci rumah tinggal kepada warga terdampak pembangunan Markas Komando (Mako) Polda DIY baru di Godean, Kabupaten Sleman di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY pada Selasa (19/8/2025)./Istimewa-Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN—Polda DIY melalui Biro Logistik melaksanakan penyerahan kunci rumah tinggal kepada warga terdampak pembangunan Markas Komando (Mako) Polda DIY baru di Godean, Kabupaten Sleman.
Sebanyak lima warga terdampak pembangunan resmi menerima kunci rumah baru sebagai bentuk relokasi Acara tersebut digelar di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY pada Selasa (19/8/2025).
BACA JUGA: Pencarian Pemancing di Semarang Dilanjutkan
Irwasda Polda DIY Kombes Pol, I Gusti Ngurah Rai Mahaputra mengatakan pembangunan Mapolda bukan hanya untuk kepentingan institusi kepolisian, melainkan juga untuk masyarakat luas.
"Kami ingin menghadirkan fasilitas pelayanan yang lebih baik, sekaligus memberikan dampak positif bagi pengembangan kawasan Sleman," kata Mahaputra.
Mahaputra juga mengatakan jika penyerahan rumah relokasi kapada warga terdampak ini merupakan komitmen Polda DIY untuk memprioritaskan warga dalam rencana pembangunan.
"Penyerahan rumah relokasi ini adalah komitmen kami bahwa kepentingan warga tetap menjadi prioritas dalam setiap langkah pembangunan,” ujar Irwasda.
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan menambahkan bahwa penyerahan kunci rumah relokasi ini merupakan bukti nyata kepedulian Polda DIY terhadap masyarakat terdampak.
Polda DIY disebut Ihsan berupaya memastikan bahwa setiap warga yang terdampak pembangunan Mapolda baru tetap mendapatkan haknya berupa hunian yang layak.
"Penyerahan kunci rumah ini bukan hanya bentuk tanggung jawab, tetapi juga wujud kepedulian kami agar masyarakat dapat merasa tenang dan nyaman di tempat tinggal yang baru," ujarnya
"Kami ingin pembangunan ini berjalan dengan baik tanpa mengabaikan kesejahteraan warga sekitar," imbuhnya.
Salah satu warga penerima, Paryadi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas rumah baru yang diberikan. Paryadi bilang rumah yang diberikan layak untuk ditinggali.
"Rumah ini sangat layak untuk kami huni, dan kami merasa lebih tenang serta nyaman setelah direlokasi. Semoga Polda DIY selalu diberikan kelancaran dalam pembangunan ini,” ungkap Paryadi.
Acara penyerahan kunci rumah ini turut dihadiri GKR Mangkubumi, Wakil Bupati Sleman dan para pejabat utama Polda DIY. Dengan dimulainya tahapan relokasi warga ini, pembangunan Mapolda baru diharapkan dapat berjalan lancar sesuai jadwal, sehingga ke depan Polda DIY mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat DIY dan sekitarnya.
Pembangunan Mapolda DIY baru direncanakan akan mulai dilaksanakan tahun anggaran 2026. Keterbatasan ruang dan fasilitas Mapolda lama di Jalan Lingkar Utara Condongcatur, Sleman yang sudah tidak mampu menampung kebutuhan operasional kepolisian menjadi latar belakang pembangunan Mapolda baru. Selain itu, lahan parkir yang sempit serta keterbatasan pelayanan publik kerap menjadi keluhan masyarakat.
Dengan adanya pembangunan Mapolda baru di kawasan Godean, harapannya kualitas pelayanan publik semakin meningkat. Mako baru ini juga dirancang sebagai ruang yang inklusif, tempat masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya secara terbuka dan damai. Desain bangunan nantinya turut memperhatikan nilai-nilai budaya DIY serta didukung penuh oleh Pemprov DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.