PSS Sleman Libas Persiku 6-1, Siap Tatap Super League 2026/2027
PSS Sleman menang 6-1 atas Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo. Pieter Huistra menilai timnya siap menghadapi Super League 2026/2027.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, saat ditemui media di Kompleks Kepatihan, Kamis (24/7/2025)./Harian Jogja-LUS
Harianjogja.com, SLEMAN—Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menemui massa yang menggelar aksi Mapolda DIY pada Sabtu (30/8/2025).
Sultan mengaku prihatin dan mengucapkan bela Sungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan. "Saudara-saudaraku semuanya warga masyarakat Jogja, baik para mahasiswa maupun teman-teman dari Ojol dan warga yang lain dalam kesempatan pagi hari ini ada di sini," kata Sultan.
BACA JUGA: Datangi Mapolda, Gubernur DIY Sri Sultan HB X Disambut Massa Aksi
"Saya Hamengkubuwono X perlu menyampaikan dalam kesempatan ini, saya menghargai apa yang anda semua lakukan. Apa yang anda semua lakukan itu salah satu dari keinginan kita bersama untuk tumbuhnya demokratisasi di Jogja. Saya pun sepakat dengan itu," imbuhnya.
Akan tetapi, Sultan berharap demokratisasi dapat berjalan dengan baik untuk mendirikan semua pihak, termasuk untuk pribadinya. "Hanya, saya berharap demokratisasi itu dilakukan dengan baik untuk mendidik kita semua, termasuk diri saya pun juga," tandasnya.
"Karena apa di Jogja ini tidak ada kebiasaan selalu terjadi kekerasan-kekerasan di dalam membangun demokratisasi," ungkapnya.
Jogja kata Sultan adalah lembaga pendidikan yang menghargai hak-hak warga masyarakatnya. Sehingga harapan Sultan, diskusi maupun dialog dapat dibangun bila ada problematika yang terjadi.
"Saya juga sangat prihatin dan mengucapkan duka cita saya atas meninggalnya Affan Kurniawan. Kenapa selalu ada korban di dalam membangun demoktatiasi? Kita di Jogja itu bisa dialog karena Jogja adalah lembaga pendidikan yang menghargai hak-hak warga masyarakatnya," tuturnya.
BACA JUGA: Tiba di Mapolda, Sultan HB X Langsung Gelar Rapat dengan Kapolda DIY
Sultan mengatakan pihaknya siap memfasilitasi dialog dengan lewat pemerintah pusat. Dialog itu, katanya, bisa melalui dirinya sendiri atau melalui surat.
"Kami memfasilitasi untuk berdialog dengan pemerintah pusat. Baik itu saya lakukan sendiri maupun lewat surat di mana teman-teman dari Ojol mengajukan aspirasinya," jelasnya.
Sultan mengaku sudah berbicara dengan Kapolda dan perwakilan massa aksi. Sultan berharap dialog yang berkelanjutan dapat terbangun.
Dengan hal tersebut, harapan Sultan dialog yang berkelanjutan dapat terbangun. Hingga pukul 01.40 WIB, massa aksi masih bertahan di sekitar Mapolda DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menang 6-1 atas Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo. Pieter Huistra menilai timnya siap menghadapi Super League 2026/2027.
Struktur Gerbang Tol Trihanggo di Kronggahan, Sleman, rampung. GT ini menjadi akses penghubung Tol Jogja-Solo dan Tol Jogja-Bawen.
Bandara Soetta memperpanjang penutupan penerbangan hingga 23.59 WIB akibat erupsi Anak Krakatau. Penumpang diminta cek status penerbangan.
Prabowo memantau erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada penerbangan. Enam bandara ditutup sementara akibat abu vulkanik.
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Erupsi Anak Krakatau mengganggu penerbangan Garuda GA-981. Sebanyak 382 jamaah umrah dari Jeddah dialihkan mendarat ke Aceh.