Pemberhentian Dukuh Banyon Masuk Tahap Akhir, Target Terbit Selasa
Rekomendasi pemberhentian Dukuh Banyon di Bantul ditargetkan terbit pekan depan usai proses klarifikasi dugaan pungli dan penggelapan sertifikat.
Aksi para bergodo yang meramaikan gelaran Festival Bergodo Bantul Kawulo Mataram pada 2024 lalu. /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul kembali menggelar Festival Bergodo Bantul Kawulo Mataram 2025 pada Minggu (31/8/2025) pukul 13.00–17.30 WIB. Agenda tahunan ini akan berlangsung di Lapangan Trirenggo sebagai titik start sekaligus finish, dengan rute arak-arakan sepanjang 3,5 kilometer.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, menyampaikan bahwa festival tahun ini menjadi penyelenggaraan yang kedua kalinya. “Peserta akan berangkat dari Lapangan Trirenggo menuju timur hingga pertigaan Ring Road Nogosari, lalu ke utara hingga perempatan Kantor BPN, dilanjutkan ke barat sampai RSUD Panembahan Senopati, kemudian ke selatan melewati SMP 1 dan SMA 2 Bantul, serta Polsek Bantul, sebelum akhirnya kembali lagi ke Lapangan Trirenggo,” katanya, Sabtu (30/8/2025).
BACA JUGA: Begini Kondisi Markas Polda DIY Seusai Dibakar Massa
Sebanyak 10 regu bergodo dari komunitas-komunitas di Bantul akan ikut ambil bagian. Penilaian lomba digelar di depan Kantor BPN Bantul, dengan kategori baru yakni Bergodo Terfavorit. “Penilaian khusus ini menitikberatkan pada kekompakan regu dalam memberikan penghormatan di panggung kehormatan yang berada di Lapangan Trirenggo,” ucap Saryadi.
Sebelum arak-arakan dimulai, seluruh pasukan bergodo akan mengikuti upacara resmi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bantul sebagai inspektur upacara. Kehadiran unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diharapkan menambah khidmat rangkaian pembukaan.
Selain pertunjukan bergodo, panggung hiburan rakyat turut disiapkan di area Lapangan Trirenggo. Penyanyi Nufi Wardana dijadwalkan tampil membawakan lagu-lagu pop akustik untuk memeriahkan suasana.
BACA JUGA: Makna Gendhing Raja Manggala, Mengiringi Sultan Jogja Temui Demonstran
Menurut Saryadi, festival ini bukan hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga sarana hiburan masyarakat. “Kami berharap Festival Bergodo Bantul Kawulo Mataram bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus ruang bagi para pecinta dan pelaku seni bergodo untuk menampilkan keahliannya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rekomendasi pemberhentian Dukuh Banyon di Bantul ditargetkan terbit pekan depan usai proses klarifikasi dugaan pungli dan penggelapan sertifikat.
PSIM Jogja menyambut Piala Liga 2026/2027. Jean-Paul Van Gastel menilai ajang itu positif, tetapi mengingatkan jadwal musim akan semakin padat.
Basarnas menemukan korban terakhir reruntuhan rumah di Grand Polonia Medan. Total tiga orang meninggal dan empat korban berhasil selamat.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 22 Juli 2026 tersedia di Alkid dan Balai Kota. Simak jam layanan, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.
China menuduh personel militer Filipina menyerang penjaga pantai di Laut China Selatan dan melayangkan protes diplomatik kepada Manila.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada Rabu 22 Juli 2026 didominasi berawan. Gunungkidul cerah, suhu udara berkisar 20-29 derajat Celsius.