Pameran Karya Siswa Warnai Pembagian Rapor di SMP Stella Duce 2 Jogja
Pameran karya siswa SMP Stella Duce 2 Jogja mewarnai pembagian rapor, menjadi ruang apresiasi bakat, kreativitas, dan pendidikan karakter.
Warga melintas di Jl. R.W. Monginsidi, Cokrodiningratan, Jetis pada Senin (1/9/2025). Di sana terpasang spanduk untuk mendukung aksi demonstrasi yang damai. Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA–Muncul seruan untuk menjaga kedamaian di Kota Jogja berupa spanduk. Seruan ini seiring dengan digelarnya demonstrasi di Kota Jogja, Senin (1/9/2025). Warga pun menyatakan selaras dengan seruan itu.
Warga Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Anton berharap demonstrasi yang terjadi di Kota Jogja berlangsung dengan damai. Dia pun berharap warga tidak terprovokasi dalam demonstrasi tersebut. “Harapannya warga tetap waspada dengan situasi ini, jangan ikut-ikutan,” katanya, Senin (1/9/2025).
Sementara itu warga Cokrodiningratan lainnya, Yaldin mengaku setuju dengan ajakan Pemkot Jogja untuk menjaga keamanan dan ketentraman selama demonstrasi berlangsung. Dia berharap penyampaian aspirasi masyarakat tersebut berjalan dengan tertib. “[Harapannya] demonstrasi tidak seperti daerah lain, berlangsung dengan damai,” katanya.
Sementara Mantri Anom Kemantren Danurejan, Narotama menuturkan pihaknya memasang spanduk bertuliskan Jogja Milik Kita Mari Jaga Bersama pada lima titik di wilayah Danurejan pada Minggu (31/8/2025) malam.
Pemasangan spanduk tersebut dilakukan untuk menjaga kondusifitas wilayah Danurejan selama demonstrasi berlangsung.
“Ini untuk menjaga situasi kondusif di Kemantren Danurejan, terutama wilayah kami meliputi Kepatihan dan Malioboro sebagai ikon wisata agar tetap terjaga,” ujarnya.
BACA JUGA: Penjelasan Lengkap Kondisi Mahasiswa Amikom Jogja Saat di RSUP Dr Sardjito
Di wilayah Danurejan, spanduk dipasang pada lima titik, yaitu di sekitar Gedung DPRD DIY, Hotel Mutiara, pintu barat dan selatan Kepatihan.
Melalui spanduk tersebut, Narotama berharap demonstrasi yang terjadi di sekitar Jalan Malioboro dapat berlangsung dengan damai dan tidak anarkis. Menurutnya, ketika demonstrasi terjadi secara anarkis, maka akan berdampak pada warga dan pedagang di sekitar kawasan Malioboro. “Sekiranya sudah kondusif akan kami lepas [spanduk],” ujarnya.
Di wilayah tersebut, sebagian besar warga dan pedagang menggantungkan pendapatannya dari kunjungan wisata di daerah tersebut. Sehingga situasi kondusif di wilayah diharapkan dapat terjaga sehingga wisatawan tetap dapat berkunjung di wilayah tersebut.
Untuk menjaga situasi kondusif di wilayah tersebut selama demonstrasi berlangsung, pihaknya juga telah mengerahkan jaga warga di setiap Rukun Warga (RW) untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pameran karya siswa SMP Stella Duce 2 Jogja mewarnai pembagian rapor, menjadi ruang apresiasi bakat, kreativitas, dan pendidikan karakter.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.