Unggul Priyadi Raih Runner-up Kejurnas Tenis Antar Profesor 2026
Guru Besar UII Prof. Unggul Priyadi meraih juara 2 Kejurnas Tenis Antar Profesor 2026 di Bali bersama Prof. Soetriono dari Universitas Jember.
Pemuda lintas iman membacakan pernyataan sikap merespons gejolak politik tanah air akhir-akhir ini. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah organisasi kepemudaan lintas iman di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyerukan perdamaian dan menyatakan keprihatinannya atas peristiwa yang terjadi di berbagai kota di Indonesia termasuk DIY.
Seruan itu telah disampaikan para pemuda ini lewat aksi damai di kawasan Tugu Jogja pada Rabu (3/9/2025) sore. Adapun sejumlah organisasi kepemudaan lintas iman ini antara lain Pemuda Konghucu, Pemuda Katolik, Pemuda Kristen, Pemuda Hindu, GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah.
"Aksi damai ini sebagai komitmen kami para pemuda lintas iman untuk terus menjaga persatuan dan keutuhan sosial di DIY, serta mendorong semua pihak agar tetap mengedepankan nilai-nilai budaya, toleransi, dan musyawarah dalam menyikapi situasi bangsa," kata Sekretaris GP Ansor DIY Lilik Budi Hartanto.
BACA JUGA: Jalan Sehat Lintas Iman Kulonprogo Diikuti Ribuan Orang
Ia berharap aksi tersebut bisa meredam situasi di tengah kegaduhan dan membangun semangat dengan cara yang damai dan bermartabat. Para pemuda menyerukan agar dalam penyampaian aspirasi bisa berjalan secara damai, tidak anarkis, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang berpotensi memecah belah.
"Kami juga meminta aparat kepolisian untuk tidak bertindak represif dan mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani aspirasi masyarakat," kata Lilik.
Lilik menilai DIY telah diberikan contoh dengan bijak oleh sosok Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X. Di mana saat terjadi demonstrasi di Mapolda DIY, HB X datang langsung menemui demonstran dan memberikan pesan-pesan bijak terkait demokratisasi dengan tanpa anarkis.
"Langkah Ngarso Dalem yang turun langsung ke masyarakat memberi dampak menyejukkan dan menjadi contoh kepemimpinan yang bijaksana di tengah situasi panas," ucapnya.
Perwakilan dari Pemuda Katolik DIY Petrus Eko Nugroho berharap kabar positif ini bisa tersebar luas agar masyarakat semakin tergerak menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah.
"Kami menyampaikan pernyataan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan Jogja. Kami melihat dinamika yang terjadi, dan ingin menegaskan bahwa Jogja aman serta siap menjaga kondusivitas bersama masyarakat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru Besar UII Prof. Unggul Priyadi meraih juara 2 Kejurnas Tenis Antar Profesor 2026 di Bali bersama Prof. Soetriono dari Universitas Jember.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.
Pemda DIY buka fakta proyek mesin susu 2023. Kontrak diputus, pembayaran dihentikan, dan kasus kini diselidiki Kejati DIY.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY serta Jawa Tengah. Simak daftar wilayah yang merasakan getaran berdasarkan data BMKG.
Mesir lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 usai imbang 1-1 lawan Iran. Gol Iran dianulir VAR di injury time.