Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Sejumlah petugas Sat Samapta Polresta Sleman melaksanakan patroli di beberapa titik rawan, Kamis (11/9/2025) dini hari./ist Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Satuan Samapta Polresta Sleman terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), satu satunya dengan melaksanakan patroli stasioner di sejumlah titik rawan pada Kamis (11/9/2025) dini hari.
Patroli stasioner ini difokuskan di lokasi-lokasi yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, seperti area pusat keramaian, jalan utama, dan tempat publik yang sering menjadi titik berkumpulnya masyarakat.
BACA JUGA: Polisi Ungkap Motif Pelemparan Molotov Pos Polisi Jogja, Begini Kronologinya
Kasat Samapta Polresta Sleman, AKP Hatta Azharuddin Amrullah, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah tindak kriminalitas. “Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada warga,” ujarnya.
Selain melakukan pengawasan, personel Sat Samapta juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, menjaga barang berharga, serta segera menghubungi pihak kepolisian apabila melihat potensi gangguan kamtibmas.
Di samping patrol di titik rawan, Sat Samapta yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa I Progo 2025 melaksanakan kegiatan sambang ke tokoh masyarakat dan jaga warga. Kegiatan ini bertujuan memperkuat komunikasi serta sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Adapun kunjungan dilakukan di beberapa lokasi, seperti di Dusun Jenengan, Maguwoharjo; Dusun Klodran, Maguwoharjo; serta Dusun Malangrejo, Wedomartani. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, mengapresiasi partisipasi aktif para dukuh dan jaga warga dalam mendukung upaya kepolisian menjaga kamtibmas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas peran serta masyarakat, khususnya para dukuh dan jaga warga, yang senantiasa bersinergi dengan kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Ihsan menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan. “Dengan dukungan penuh masyarakat, kami optimis potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.