Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Sejumlah petugas Sat Samapta Polresta Sleman melaksanakan patroli di beberapa titik rawan, Kamis (11/9/2025) dini hari./ist Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Satuan Samapta Polresta Sleman terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), satu satunya dengan melaksanakan patroli stasioner di sejumlah titik rawan pada Kamis (11/9/2025) dini hari.
Patroli stasioner ini difokuskan di lokasi-lokasi yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, seperti area pusat keramaian, jalan utama, dan tempat publik yang sering menjadi titik berkumpulnya masyarakat.
BACA JUGA: Polisi Ungkap Motif Pelemparan Molotov Pos Polisi Jogja, Begini Kronologinya
Kasat Samapta Polresta Sleman, AKP Hatta Azharuddin Amrullah, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah tindak kriminalitas. “Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada warga,” ujarnya.
Selain melakukan pengawasan, personel Sat Samapta juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, menjaga barang berharga, serta segera menghubungi pihak kepolisian apabila melihat potensi gangguan kamtibmas.
Di samping patrol di titik rawan, Sat Samapta yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa I Progo 2025 melaksanakan kegiatan sambang ke tokoh masyarakat dan jaga warga. Kegiatan ini bertujuan memperkuat komunikasi serta sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Adapun kunjungan dilakukan di beberapa lokasi, seperti di Dusun Jenengan, Maguwoharjo; Dusun Klodran, Maguwoharjo; serta Dusun Malangrejo, Wedomartani. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, mengapresiasi partisipasi aktif para dukuh dan jaga warga dalam mendukung upaya kepolisian menjaga kamtibmas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas peran serta masyarakat, khususnya para dukuh dan jaga warga, yang senantiasa bersinergi dengan kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Ihsan menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan. “Dengan dukungan penuh masyarakat, kami optimis potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.