Wabup Gunungkidul Joko Parwoto Absen di Hari Jadi, Ini Alasannya
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Foto ilustrasi Siswa Sekolah Dasar - Foto dibuat dengan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 23 sekolah yang diperbaiki menggunakan anggara Makan Bergizi Gratis (MBG) dari APBD Kabupaten. Total pagu yang disediakan pemkab untuk program ini sebesar Rp12 miliar.
BACA JUGA: Nelayan Dilatih Bertahan Hidup
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subariyanta mengatakan, pagu anggaran yang awalnya dialoksikan untuk MBG dialikah untuk program lain. Hal ini sesuai dengan kebijakan dari Pemerintah Pusat yang akan menaggung seluruh biaya program makan gratis tersebut.
Dampak dari perubahan kebijakan ini, ia mengakui ada alokasi anggaran yang dipindahkan untuk membiayai kegiatan di bidang Pendidikan. Menurut dia, ada 23 sekolah yang mendapatkan anggaran dari MBG untuk perbaikan dan utilitas di lingkungan sekolah.
“Rinciannya ada 12 SD, tujuh SMP dan empat Paud atau TK yang diperbaiki menggunakan anggaran MBG dari kabupaten,” kata Agus, Kamis (18/9/2025).
Ia menjelaskan, untuk program perbaikan sudah dijalankan. Adapun pelaksanaan disesuaikan dengan tingkat kerusakan di masing-masing sekolah.
“Kalau anggarannya rata-rata dari Rp100-500 juta. Pagu disesuaikan dengan tingkat kerusakan di masing-masing sekolah,” katanya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, tidak ada masalah dengan adanya perubahan program kegiatan dari makan bergizi gratis ke program yang lain. Pasalnya, didalam pelaksanaan sudah mengacu dari ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
Total pagu disediakan yang seyogyanya dipergunakan untuk MBG sebesar Rp12 miliar. “Ada Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri. Itu yang jadi pedoman kami untuk merubah program kegiatan dimiliki,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk anggaran makan bergizi gratis yang dipindahkan ke kegiatan lain sudah dijabarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025. Kendati demikian, Putro mengatakan, pagu digabungkan dengan hasil efisiensi yang dilakukan pemkab, sehingga alokasi tidak bisa dijabarkan terpisah.
“Jadi ada juga hasil efisiensi dan kalau digabungkan dengan makan bergizi gratis terkumpul Rp16 miliar,” katanya.
Pagu total ini, lanjut Putro, dipergunakan untuk pembiayaan urusan Pendidikan sebesar Rp5,5 miliar; urusan kesehatan Rp3 miliar. Selain itu, juga ada urusan infrastruktur dan sanitasi Rp6,6 miliar dan sejumlah kegiatan lainnya.
“Yang jelas semua sudah dijabarkan dalam program. Untuk yang lain ada dipergunakan dalam rangka stabilisasi harga kebutuhan pokok,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Kemarau panjang di Pengasih, Kulonprogo, membuat Sungai Klampok dan Plelen mengering. Vegetasi perbukitan juga mulai menguning.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 23 Oktober 2026, lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Simak juga panduan naik KRL untuk pemula.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 23 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Jadwal KA Bandara YIA 23 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.