Sleman Siap Terapkan UU Penyesuaian Pidana, Perda Tak Perlu Direvisi
Pemkab Sleman siap menerapkan UU Penyesuaian Pidana. Ribuan perda tak perlu direvisi satu per satu berkat mekanisme konversi sanksi.
Sidang perdana kasus penganiayaan kepada rekan perempuan dari driver jasa pengantar makanan daring atau yang dikenal dengan kasus Mas-Mas Pelayaran digelar di Pengadilan Negeri Sleman, Kamis (25/9/2025). - ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Sidang perdana kasus penganiayaan kepada rekan perempuan dari driver jasa pengantar makanan daring atau yang dikenal dengan kasus Mas-Mas Pelayaran digelar di Pengadilan Negeri Sleman, Kamis (25/9/2025).
Sidang dipimpin Majelis Hakim Ketua Agung Nugroho dengan Hakim Anggota Suratni dan Raden Danang Noor Kusumo. Adapun tiga terdakwa dalam kasus ini yakni TTW yang merupakan pelanggan jasa antar makanan daring bersama kakak TTW, RHW, dan bapak dari TTW, RTW.
Jaksa Penuntut Umum, Rina Wisata mendakwa ketiganya dengan Pasal 170 ayat 1 KUHP atau dakwaan kedua Pasal 351 ayat 1 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Di dalam surat dakwaan disebutkan bahwa akibat perbuatan para terdakwa saksi korban mengalami luka memar pada dahi, hidung, dan lengan bawah kanan serta luka lecet geser pada lengan bawah kanan, sebagaimana hasil visum et repertum RS Pusat Angkatan Udara dr. Soehardi Hardjolukito.
Pada hasil pemeriksaan ditemukan luka memar pada dahi, hidung, dan lengan bawah kanan, serta luka lecet geser pada lengan bawah kanan akibat kekerasan tumpul.
BACA JUGA: Terkait Keracunan, BGN Buat SOP Setiap Koki SPPG Wajib Bersertifikat
Hakim Ketua, Agung Nugroho menunda sidang hingga Kamis pekan depan. Pada agenda berikutnya, kuasa hukum diberikan kesempatan untuk mengajukan eksepsi.
"Diberi kesempatan satu minggu, persidangan ditunda hingga Kamis, 2 Oktober 2025. Agenda memberi kesempatan kuasa hukum untuk eksepsi," tutur Hakim.
Dari sidang pertama ini, Ketua tim penasihat hukum, Muhammad Badrus Zaman mengajukan eksepsi. Tim penasihat hukum, kata Badrus, akan mempelajari dakwaan kepada kliennya.
"Kami baru saja dapat dakwaan, makanya kita belum bisa mempelajari seperti apa yang lengkap itu. Maka dari itu kami secara teknis ini mengajukan eksepsi, karena kami belum mempelajari yang jelas karena baru dapat hari ini juga dakwaannya," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman siap menerapkan UU Penyesuaian Pidana. Ribuan perda tak perlu direvisi satu per satu berkat mekanisme konversi sanksi.
Kiandra Ramadhipa memburu kemenangan di Jerez untuk memangkas jarak dari pemuncak klasemen Moto3 Junior World Championship 2026.
Belgia bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Senegal 3-2. Penalti kontroversial hasil tinjauan VAR menjadi penentu tiket ke babak 16 besar.
Ariana Grande viral setelah bekas bekam di punggungnya terlihat saat konser di Florida. Momen tersebut memicu beragam komentar dari warganet Indonesia.
Hari pertama sistem baru retribusi Pantai Parangtritis dievaluasi. Fasilitas TPR minim, pembayaran digital terbatas, dan TPR di jalan nasional masih jadi sorota
Biaya bagasi pesawat terus naik. Simak cara hemat menghindari biaya tambahan agar perjalanan tetap nyaman dan ramah di kantong.