Cetak Banyak Gol di MLSC Jogja, Khayla Ingin Tembus Timnas Indonesia
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN – Pemkab Sleman mencatat realisasi program Jaring Pengaman Sosial (JPS) tercatat Rp9 miliar selama semester I 2025. Dari jumlah tersebut, mayoritas disalurkan ke sektor pendidikan.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman, Sarastomo Ari Saptoto, mengatakan, sepanjang semester I 2025, secara keseluruhan terdapat 4.281 pemohon JPS. “Rinciannya, 2.257 pemohon pada Februari-April 2025 dan 2.024 pemohon pada Mei-Juni 2025,” terangnya, baru-baru ini.
BACA JUGA: Pemkab Sleman Beri Penghargaan Kepada Para Wajib Pajak
Dari total 4.281 pemohon JPS, 412 merupakan pemohon untuk pendidikan mahasiswa dengan jumlah bantuan Rp1,6 miliar serta 2.187 pemohon untuk pendidikan lain dengan nominal bantuan Rp4 miliar.
Lebih lanjut, Ari menyampaikan, selama tiga tahun terakhir, rata-rata serapan JPS di Kabupaten Sleman dari total ketersediaan anggaran 60 persen sampai 70 persen berasal dari sektor pendidikan.
Untuk JPS Kesehatan, sebutnya, selama semester I 2025 ada 337 pemohon dengan nominal bantuan Rp483,3 juta. Pemkab Sleman juga menyiapkan anggaran JPS Sosial yang terbagi dalam empat macam.
“Masing-masing Orang Telantar dan Pemakaman dengan 71 pemohon sebesar Rp71,1 juta, Bantuan Hukum dengan 49 pemohon sebesar Rp123 juta, Stunting/Pengajuan Dinkes dengan 646 pemohon sebesar Rp872,1 juta, dan Sosial dengan 579 pemohon sebesar Rp1,8 miliar,” urai Ari.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan, JPS merupakan wujud komitmen dan keseriusan Pemkab Sleman yang secara konsisten mengutamakan kebutuhan masyarakat.
“Program JPS sudah bertahun-tahun digagas dan akan terus ditingkatkan oleh Pemkab Sleman untuk memberi pelayanan kepada masyarakat kurang mampu,” papar Danang Maharsa, yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Sleman.
Sebagai Wakil Bupati Sleman, ia berharap manfaat bantuan yang telah disalurkan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia pun berharap agar penerima dapat memanfaatkannya sebaik mungkin.
“JPS ada untuk membantu masyarakat kurang mampu. Bagi yang membutuhkan bantuan pendidikan, kesehatan, dan sosial, silakan datang ke Dinsos Kabupaten Sleman,” pungkas Wakil Bupati Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Panjat tebing Indonesia gagal menambah medali dari nomor lead putra dan putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan dan bergerak mundur. Sebanyak 12 penumpang luka ringan dan mendapat penanganan medis.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.