345 Keluarga Miskin Ekstrem Bantul Dibekali Modal Usaha dan Pelatihan
DKUKMPP dan BAZNAS Bantul membekali 345 keluarga miskin ekstrem dengan pelatihan dan modal usaha Rp2 juta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Kepala BKPSDM Bantul Isa Budi Hartomo./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantul saat ini tengah fokus melakukan penyempurnaan terhadap aplikasi manajemen talenta pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.
Plt Kepala BKPSDM Bantul, Isa Budi Hartomo, menjelaskan aplikasi tersebut berfungsi sebagai instrumen untuk memantau sekaligus memetakan kinerja aparatur sipil negara (ASN). Dengan begitu, pembinaan karir dan penempatan talenta unggul bisa dilakukan lebih terukur.
"Untuk membuat itu, kami harus menyiapkan kalau tidak keliru ada 12 dokumen. Setelah dokumen siap berisi data, kemudian data itu dibahasakan ke mesin. Tanpa dokumen tentu tidak bisa dijalankan," ujar Isa, Minggu (5/10/2025).
Menurutnya, aplikasi ini sudah pernah dipresentasikan sekaligus diuji coba di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hanya saja, hasilnya masih menyisakan sejumlah catatan yang harus diperbaiki dan disesuaikan.
"Catatan itu di antaranya, perlu sinkron dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang baru, sama penyempurnaan tampilan portal atau aplikasi manajemen talenta," ungkapnya.
Selain itu, lanjut Isa, sistem juga harus terintegrasi dengan skema pembobotan kinerja ASN.
“Lalu, di dalam aplikasi itu harus sudah menyesuaikan dengan pembobotan kinerja ASN dan kami juga sudah menunjukkan bagaimana pembobotan kinerja ASN ke BKN,” tambahnya.
Isa menyebutkan, bila aplikasi sudah berjalan optimal, maka seluruh ASN Pemkab Bantul dapat langsung menggunakannya. Dengan cara ini, proses mutasi maupun promosi jabatan bisa lebih efektif, khususnya dari eselon III ke bawah.
“Paling tidak, untuk mengisi kekosongan eselon III ke bawah besok itu sudah bisa dilakukan dengan manajemen talenta. Kalau aplikasi itu sudah dinyatakan oke, maka akan langsung kami pakai,” jelasnya.
Kata Isa, ke depan pengisian jabatan akan lebih banyak memanfaatkan sistem ini. Pasalnya, melalui aplikasi, ASN dengan nilai kinerja tertinggi dapat diketahui secara otomatis. Namun, Isa menegaskan mekanisme tersebut belum wajib untuk seluruh level jabatan.
“Tapi, sebenarnya penggunaan manajemen talenta misalnya untuk posisi kepala dinas atau jabatan eselon II itu optional. Artinya, mengisi kekosongan jabatan kepala dinas melalui lelang atau manajemen talenta diperbolehkan oleh BKN. Tetapi, dikarenakan manajemen talenta belum siap, maka sekarang untuk isi kekosongan jabatan eselon II, pakai sistem lelang,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKUKMPP dan BAZNAS Bantul membekali 345 keluarga miskin ekstrem dengan pelatihan dan modal usaha Rp2 juta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.