130 Warga Sleman Keracunan Usai Hajatan, Ini Hasil Uji Laboratoriumnya
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Tebing Breksi - dok Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman menyampaikan ada investor yang akan membangun wahana kereta gantung di Kawasan Wisata Tebing Breksi. Keberadaan wahana ini diharapkan dapat meningkatkan angka kunjungan wisatawan.
Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman, Triana Wahyuningsih, mengatakan wahana tersebut masih belum bisa dibangun lantaran proses perizinan penggunaan tanah kas desa (TKD) masih belum selesai.
“Kereta gantung ini akan menghubungkan antara Tebing Breksi dengan Candi Banyunibo,” kata Triana ditemui di Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (16/10/2025).
Keberadaan investasi tersebut akan menambah capaian penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Kabupaten Sleman. Menurut Triana, investor berasal dari Sleman dan investasinya telah mencakup daerah-daerah di Indonesia.
Ia memastikan proses perizinan dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur. Sebagai contoh investor tersebut harus mendapat rekomendasi dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) terkait Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR).
Selain KKPR, investor harus melengkapi dokumen lingkungan (dokling) dan persetujuan bangunan gedung (PBG). “Tapi setelah bangunan berdiri, harus ada juga dokumen sertifikat laik fungsi,” katanya.
Lebih jauh, Triana menyampaikan realisasi investasi terbaru di Bumi Sembada mencapai Rp2,8 triliun. Capaian ini bisa lebih tinggi lantaran pembangunan Tol Jogja – Solo masih berlangsung.
Wilayah yang menjadi lokasi favorit investasi saat ini antara lain Kapanewon Depok, Sleman, Gamping, Ngemplak, Mlati, dan Ngaglik. Adapun pertumbuhan objek investasi baru dari awal tahun hingga 23 Juni 2025 mencapai 8.181 objek investasi.
Dari jumlah itu, hanya ada 39 objek investasi non-Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Sisanya merupakan UMK. Total nomor induk berusaha (NIB) yang dikeluarkan ada 8.181 NIB.
Pengelola Wisata Tebing Breksi, Kholik Widiyanto, mengatakan kereta gantung tersebut akan menghubungkan bukan hanya Tebing Breksi – Candi Banyunibo, tapi juga menghubungkan ke Candi Miri.
Ia memperkirakan investasi tersebut akan berdampak positif terhadap sektor pariwisata di Tebing Breksi dan sekitarnya.
“Dengan investasi yang pasti nilainya besar mereka akan promosi semaksimal mungkin. Ketika sosialisasi oleh investor itu, kami mengusulkan untuk besuk memaksimalkan sumber daya masyarakat lokal untuk karyawannya,” kata Kholik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Bareskrim memastikan blackout di Sumatra bukan sabotase, melainkan dampak cuaca ekstrem yang merusak jaringan transmisi listrik di Jambi.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.