PSS Sleman Bedah Kekuatan dan Kelemahan Borneo FC, Huistra Waspadai Perubahan Skuad
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
Ilustrasi KB./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Peminat program KB Vasektomi di Sleman tergolong tinggi. Kuota KB vasektomi dari anggaran Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) di Kabupaten Sleman sudah ludes terdaftar. Bahkan, untuk tahun depan ada warga yang telah mengantre untuk mendapatkan layanan vasektomi.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sleman, Dwi Wiharyanti menjelaskan pelayanan vasektomi ditopang anggaran BOKB. Tahun ini, Sleman menargetkan 15 aseptor vasektomi.
"Sudah habis dan sudah ada beberapa yang inden nanti bisanya di tahun 2026," kata Dwi pada Kamis (16/10/2025).
Dwi menerangkan jika pelayanan vasektomi dilaksanakan di RSUP Dr Sardjito. Untuk warga yang memiliki KTP Kabupaten Sleman, mereka akan mendapatkan hadiah Rp1 juta itu dari dana Jaring Pengaman Sosial (JPS).
Program vasektomi secara khusus menyasar para suami yang istrinya tidak bisa mengikuti program KB karena sejumlah hal.
"Kan ada, mau suntik, yang hormonal kan suntik, kemudian implan, kemudian pil. Mungkin dia sudah tensi tinggi, kemudian sudah ada benjolan, enggak bisa," katanya.
"Kemudian mau IUD dia sudah sering keputihan, kemudian mau MOW dia punya gula. Jadi, ada perempuan yang memang tidak bisa. Itu sasaran utama kami," ujarnya.
Kendati demikian banyak peserta yang kata Dwi menempuh vasektomi atas kesadaran diri sendiri. Hal itu dibuktikan dengan penuhnya program vasektomi yang bersumber dari anggaran BOKB tahun ini. "Ini yang inden ini sudah lumayan juga. Sekitar sepuluhan untuk tahun 2026," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra mengaku telah menganalisis kekuatan dan kelemahan Borneo FC jelang laga PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League.
Satpol PP Bantul bersama Bea Cukai dan Kejari menemukan 4.972 batang rokok tanpa pita cukai di Pandak dan Bambanglipuro.
Celios memperkirakan biaya kesehatan akibat karhutla mencapai Rp103,3 triliun. Sebanyak 17,4 juta warga bergejala ISPA diprediksi tidak berobat.
Pemkab Sleman masih mengurus legalitas lahan seluas 5,1 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat berasrama di Seyegan.
Celios memperkirakan kerugian ekonomi dan kesehatan akibat karhutla 2026 mencapai Rp565,03 triliun. Simak wilayah dan sektor terdampak.
Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti meminta koordinasi terkait pemasangan kawat berduri di kawasan Titik Nol Jogja.