Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
BPBD Bantul menyalurkan permintaan dropping air bersih ke kapanewon terdampak kekeringan awal Desember 2023./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul telah mendistribusikan bantuan air bersih 1,3 juta liter ke wilayah kekeringan atau kesulitan air bersih yang terdampak musim kemarau 2025.
"Update data droping air bersih di wilayah Kabupaten Bantul sejak 2 Juli hingga 19 Oktober 2025 sebanyak 1.365.000 liter dengan total tangki sebanyak 273 tangki," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Senin.
Dia menyebut, dari total 273 tangki air tersebut, 102 tangki dari BPBD Bantul, 112 tangki dari Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul, 21 tangki dari Tagana Bantul, dan 38 tangki dari donasi pihak luar.
"Detail rincian penerima manfaat droping air bersih tersebar di tiga kecamatan, empat kelurahan, sembilan dusun, dengan jumlah penerima sebanyak 723 keluarga (KK) atau sebanyak 3.192 jiwa," katanya.
Dia menjelaskan wilayah Bantul yang mendapat bantuan air terbanyak karena kebutuhan air yang terus-menerus, yaitu Kelurahan Trimurti, Kecamatan Srandakan 775.000 liter atau setara 155 tangki, Kecamatan Pajangan meliputi dua kelurahan, yaitu Guwosari 560.000 liter atau 112 tangki dan Triwidadi 15.000 liter atau tiga tangki, dan Kecamatan Dlingo 15.000 liter atau tiga tangki untuk kebutuhan masyarakat Kelurahan Munthuk.
Menurut dia, selain karena terdampak kemarau hingga membuat sumber air berkurang, kondisi kesulitan air di Bantul juga karena dam atau bendung yang jebol di Jembatan Srandakan beberapa waktu lalu, hingga berakibat aliran air tidak masuk ke sumber mata air wilayah Trimurti.
"Hari ini (20/10) juga ada droping air untuk wilayah Kelurahan Trimurti, Srandakan berjumlah empat tangki," katanya.
Ia mengatakan potensi kekeringan seiring dengan masuknya musim hujan pada minggu ini sudah tidak menjadi perhatian lagi, namun yang perlu diwaspadai berupa kejadian seperti angin kencang.
"Sekarang ini memasuki musim peralihan, jadi yang perlu diwaspadai adalah angin kencang dan hujan deras. Diperkirakan mulai musim hujan bulan November awal," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026