BNNP DIY: Peredaran Pil Sapi Ancam Pelajar di Kulonprogo
BNNP DIY bersama Bandara YIA mengedukasi pelajar Kulonprogo tentang bahaya narkoba. Peredaran pil sapi disebut menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
Ilustrasi perawatan LPJU/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulonprogo menuntaskan pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang masuk dalam pengadaan 2025. Jumlahnya mencapai ratusan titik tersebar di seluruh kapanewon Kulonprogo yang berjumlah 12. Meski demikian masih banyak titik di Kulonprogo yang kekurangan LPJU.
Kepala UPT Pengelola Penerangan Jalan Umum Dishub Kulonprogo, Maike Rusma Sari mengatakan, total ada 177 titik LPJU pengadaan 2025 yang sudah rampung dipasang menerangi jalan di Kulonprogo. Rinciannya 152 titik LPJU sumber dana APBD Kulonprogo 2025 sedangkan 25 sisanya sumber Dana Keistimewaa DIY 2025.
"LPJU Danais sudah rampung sejak Juli sedangkan yang APBD selesai terpasang semua pertengahan September lalu," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (21/10/2025).
Maike menjelaskan, 25 LPJU dari Danais DIY 2025 dipasang di seputaran Alun-alun Wates sebanyak 20 unit dan lima sisanya di sekitar destinasi wisata Tonogoro. Sedangkan 152 titik LPJU dari sumber APBD terpasang di jalan kabupaten yang tersebar di seluruh kapanewon Kulonprogo. Dia mengungkapkan, Kapanewon Sentolo yang paling banyak mendapat LPJU dari APBD Kulonprogo 2025 ini sejumlah 26 unit.
"Sedangkan yang paling sedikit di Kapanewon Lendah hanya delapan titik LPJU saja dari APBD," katanya.
Maike menuturkan, di Kapanewon Nanggulan, Girimulyo, Kalibawang masing-masing mendapat alokasi LPJU sembilan titik. Untuk Kapanewon Kokap dan Pengasih masing-masing 17 LPJU sedangkan di Kapanewon Panjatan dan Temon masing-masing 11 unit LPJU. Sementara di Kapanewon Galur 10 titik LPJU dan Kapanewon Wates 13 unit LPJU yang bersumber dari APBD Kulonprogo 2025.
"Danais DIY 2025 untuk LPJU anggarannya Rp618 juta sedangkan APBD Kulonprogo 2025 anggarannya Rp2,4 miliar untuk LPJU dan dari kedua sumber anggaran tersebut sudah terpasang semuanya," ungkapnya.
Selain dari Danais dan APBD, di 2025 ini Kulonprogo juga akan mendapat pengadaan LPJU dari BPTD DIY untuk ruas Congot-Ngremang.
Maike menyebut, untuk itu jumlahnya 20 unit LPJU tetapi sekarang masih berproses belum rampung terpasang. Tidak hanya pemasangan baru, Dishub Kulonprogo juga rutin melakukan perawatan dan pemeliharaan terhadap LPJU yang sudah ada.
"Untuk perawatan seluruh LPJU jalan kabupaten di Kulonprogo mendapat perawatan setiap tahunnya," katanya.
Meski pun sudah memasang ratusan unit LPJU di 2025 ini. Kulonprogo masih mengalami kekurangan LPJU dalam jumlah yang banyak. Menurutnya, dari analisa kebutuhan LPJU Kulonprogo pada September 2025 ini masih kekurangan 15.834 unit LPJU.
Dia membeberkan, itu jumlah kekurangan di Kulonprogo yang meliputi jalan kabupaten, jalan provinsi dan jalan nasional. "Kami berharap tiap tahun bisa bertambah untuk memenuhi kebutuhan yang ada agar pengguna jalan bisa berkendara dengan selamat aman dan nyaman terutama pada waktu malam hari," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNP DIY bersama Bandara YIA mengedukasi pelajar Kulonprogo tentang bahaya narkoba. Peredaran pil sapi disebut menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
OpenAI menyelidiki dugaan agen AI yang lolos pengawasan internal. Kasus serupa di Anthropic memicu desakan regulasi keamanan AI yang lebih ketat.
Maestro seni lukis Nasirun wafat di Bantul. Sahabat mengenang hari-hari terakhir, sosoknya yang rendah hati, dan tawa yang tak pernah hilang.
Polresta Magelang menggagalkan dugaan tawuran pelajar di Ngluwar. Sebanyak 12 orang diamankan dan tiga celurit disita sebagai barang bukti.
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.
APPBI menegaskan pemasangan pagar di sejumlah mal dilakukan demi ketertiban, bukan karena adanya kekhawatiran terhadap isu keamanan.