Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi pemilahan sampah. - Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Kota Jogja termasuk wilayah berisiko tinggi pencemaran mikroplastik. Aktivitas masyarakat yang masih bergantung pada plastik sekali pakai diduga menjadi kontributor utama akumulasi partikel berbahaya tersebut di lingkungan.
Ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengingatkan, langkah pencegahan melalui pengurangan konsumsi plastik harus segera dilakukan untuk menekan dampaknya yang mengancam kesehatan.
Dosen Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Annisa Utami Rauf, menjelaskan bahwa sejumlah penelitian global telah menemukan mikroplastik dalam darah, sistem pencernaan, dan organ manusia.
"Risikonya memang tinggi di kota besar seperti Jakarta dan Jogja. Namun, upaya mengganti plastik dengan bahan ramah lingkungan sudah mulai terlihat di beberapa tempat, dan hal ini perlu terus didukung," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (27/10/2025).
Meski partikel mikroplastik telah ditemukan dalam tubuh manusia, Annisa menekankan bahwa bukti ilmiah mengenai dampak spesifiknya terhadap kesehatan masih terus dikembangkan.
"Beberapa penelitian memang menunjukkan adanya akumulasi dalam tubuh manusia, tetapi efek pastinya belum jelas karena penelitian masih berlangsung," katanya.
Sumber utama paparan mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari, menurut Annisa, berasal dari kemasan makanan dan minuman plastik. Air dalam botol sekali pakai, wadah makanan panas, dan lapisan plastik pada produk makanan berpotensi menjadi media perpindahan partikel ini ke dalam tubuh.
"Paparan paling tinggi biasanya dari makanan dan minuman yang dikemas plastik. Kebiasaan ini memang perlu diubah secara bertahap," tuturnya.
Ia menambahkan, gaya hidup praktis masyarakat perkotaan sering membuat mereka tidak sadar akan bahaya tersebut.
Kurangi dan Gunakan Kembali
Annisa menyatakan bahwa konsep reduce (mengurangi) dan reuse (menggunakan kembali) merupakan strategi paling efektif untuk menekan akumulasi mikroplastik.
Langkah sederhana seperti membawa tumbler, mengurangi kantong plastik, dan memilih wadah non-plastik dapat menjadi titik awal perubahan.
"Kita bisa mulai dari hal kecil seperti membawa botol minum sendiri atau menghindari kantong plastik saat berbelanja. Upaya kecil ini berkontribusi besar," paparnya.
Di sisi lain, Annisa juga menyoroti peran strategis industri dan pemerintah. Produsen besar dinilai perlu mengembangkan sistem pengembalian kemasan dan daur ulang.
"Produsen yang menghasilkan plastik semestinya punya program taking back trash. Pemerintah dan industri harus bekerja sama agar sampah tidak berakhir di tempat pembuangan akhir," tegasnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo, mengakui bahwa pihaknya belum memiliki data valid terkait pencemaran mikroplastik di Yogyakarta karena belum melakukan kajian khusus.
"Meski demikian, upaya antisipasi tetap dilakukan, salah satunya dengan sosialisasi dan edukasi terkait pengurangan penggunaan plastik sekali pakai," ujarnya.
Kusno menambahkan, edukasi untuk memilih produk ramah lingkungan serta mendorong partisipasi masyarakat melalui kegiatan bersih pantai dan sungai juga terus digalakkan sebagai bentuk antisipasi dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.