Long Weekend Bikin Hotel di Bantul Penuh, Okupansi Capai 70 Persen
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)
Harianjogja.com, BANTUL – Dari enam jabatan pimpinan tinggi pratama hasil lelang terbuka di lingkungan Pemkab Bantul, satu posisi masih tertunda pelantikannya. Jabatan tersebut yakni Sekretaris DPRD atau Sekwan Kabupaten Bantul yang saat ini masih menunggu hasil rekomendasi dari kalangan legislatif.
Sekretaris Daerah Bantul, Agus Budi Raharja mengatakan lima posisi lainnya telah resmi dilantik pada Kamis (30/10/2025) kemarin. Namun, untuk posisi Sekretaris DPRD, prosesnya belum rampung karena masih menunggu rekomendasi resmi dari DPRD setempat.
"Memang tinggal satu posisi lagi, yaitu Sekretaris DPRD Bantul yang belum bisa dilantik karena satu hal. Kami masih menunggu hasil rekomendasi dari DPRD Bantul dan diharapkan bisa keluar hasilnya sesegera mungkin,” ujar Agus, Sabtu (1/11/2025).
Ia menambahkan, posisi tersebut sangat strategis karena berkaitan langsung dengan tugas administrasi kesekretariatan dan keuangan DPRD, terlebih saat ini tengah memasuki tahapan pembahasan APBD 2026. Karena itu, Pemkab Bantul ingin memastikan pejabat terpilih benar-benar memiliki rekam jejak dan kompetensi yang mumpuni.
"Posisi ini krusial, jadi yang dipilih memang harus punya rekam jejak bagus. Selain mengelola administrasi, juga menyangkut keuangan, apalagi sekarang kamu sedang bahas APBD 2026,” jelasnya.
Berdasarkan hasil seleksi yang mencakup rekam jejak, uji kompetensi (assessment), penulisan makalah, serta wawancara atau uji gagasan, Pemkab Bantul telah mengantongi tiga nama terbaik calon Sekretaris DPRD. Mereka adalah Anwar Nur Fahrudin, yang kini menjabat Panewu Jetis; Cahyawidada, Panewu Kretek; dan Vita Yuliatun, Panewu Pundong.
Agus berharap, rekomendasi dari DPRD dapat segera turun agar pelantikan pejabat terpilih bisa dilaksanakan tanpa mengganggu ritme kerja dan agenda pembahasan anggaran daerah yang sedang berjalan.
"Dengan demikian posisi Sekretaris DPRD yang sekarang dipegang oleh pelaksana tugas bisa berakhir dan pejabat baru yang terpilih bisa segera adaptasi dengan ritme kerja di lingkungan baru," pungkasnya.
Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo menyebut bahwa posisi Sekretaris DPRD Bantul memang masih dalam tahap pembahasan bersama pihak eksekutif untuk memilih pejabat yang benar-benar tepat.
“Prosesnya memang belum final. Kami di DPRD sedang menelaah dan memastikan agar pejabat yang nanti menempati posisi Sekwan benar-benar memenuhi kriteria, baik dari sisi administrasi maupun pemahaman terhadap fungsi kelembagaan dewan,” ujar Hanung.
Ia menambahkan, DPRD ingin Sekwan yang terpilih nantinya mampu menjembatani koordinasi antara legislatif dan eksekutif secara efektif. “Kami tidak ingin tergesa-gesa hanya demi formalitas. Posisi ini strategis karena berperan langsung dalam mendukung kerja-kerja DPRD, jadi harus dipastikan benar-benar tepat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.