Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Dubes Turki untuk Indoneia, Talip Küçükcan dan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X bertemu di Kepatihan, Selasa (5/11/2025)./ist Humas Pemda DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indoneia, Talip Küçükcan, mengunjungi Pemda DIY di Kepatihan, yang ditemui Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, Selasa (5/11/2025). Dalam kunjungan ini, Turki berminat untuk mendirikan Cultural Centre atau Pusat Studi Kebudayaan Turki di DIY.
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY, Imam Pratanadi, yang mendampingi pertemuan tersebut menjelaskan Turki dengan DIY memiliki hubungan erat yang telah terjalin selama 75 tahun.
“Dubes berkeinginan untuk membangun Cultural Centre sebagaimana juga yang dibangun oleh beberapa negara seperti Jepang, Korea, Prancis, Amerika. Diharapkan seperti itu yang akan dikerjakan ke depan. Dan kerja sama di bidang budaya dan pendidikan juga disambut baik oleh Pak Gubernur [Sri Sultan HB X],” katanya.
Hubungan Indonesia-Turki menurutnya semakin dekat tahun ini dengan ditandai oleh kunjungan Presiden Turki ke Indonesia dan sebaliknya. “Di bulan April tahun yang sama, Pak Prabowo berbalas berkunjung ke sana juga. Nah, selain di pemerintah pusat mereka juga ingin membangun hubungan dengan pemerintah-pemerintah daerah,” ujarnya.
DIY di masa lalu dinilai cukup dekat dengan Kesultanan Usmani, yang dibuktikan dengan adanya beberapa jejak-jejak korespondensi antara Kesultanan Yogyakarta dengan Turki Usmani. “Untuk kerja sama kedepan mungkin dalam bentuk sister province, kita belum ada dengan Turki,” ungkapnya.
Sri Sultan HB X sebelumnya juga pernah mendapat penghargaan gelar Doktor Honoris Causa dari salah satu kampus di Turki, Meliksyah University. Di sektor pendidikan, saat ini ada sekitar 5.500 mahasiswa Indonesia yang ada di Turki. Angka tersebut trennya semakin meningkat.
“Ngarso Dalem menyambut baik karena kita pun juga memiliki pusat studi asing juga kan di sini kan, seperti Pusat Studi Jepang, Pusat Studi Korea, kemudian ada Lembaga Indonesia Prancis, terus India juga ada pusat studi kebudayaan juga ya. Sehingga tidak menutup kemungkinan untuk membuka Pusat Studi Turk di Jogja,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.