Nelayan Bantul Kembali Melaut, Gelombang 4 Meter Mengintai
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Ilustrasi Ibadah Haji - StockCake
Harianjogja.com, BANTUL – Jumlah calon jemaah haji asal Bantul diperkirakan naik signifikan pada musim haji 2026. Kementerian Agama (Kemenag) Bantul mencatat estimasi sementara sebanyak 1.036 jemaah akan berangkat, naik dari kuota awal yang hanya 834 orang.
Plt. Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Bantul, Aminuddin mengatakan, kenaikan itu bagian dari penyesuaian kebijakan nasional yang meratakan masa tunggu haji menjadi sekitar 26 tahun. Dampaknya, beberapa provinsi mengalami pengurangan, sementara untuk DIY justru mendapat tambahan kuota.
“Untuk DIY naik dari 3.147 menjadi 3.748 jemaah. Bantul sendiri bertambah sekitar 202 orang dari tahun lalu dan itu sifatnya masih jemaah cadangan," ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Meski jumlahnya bertambah, biaya penyelenggaraan justru sedikit turun. Tahun ini Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) diperkirakan sekitar Rp87 juta, turun Rp2 juta dari sebelumnya. “Biaya masih mengacu nasional, belum ada penambahan,” kata Aminuddin.
Kepala Kemenag Bantul Muntolib menyebut keberadaan embarkasi haji baru di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo menjadi keuntungan tersendiri bagi calon jemaah asal DIY. “Secara jarak lebih dekat dibanding ke Donohudan (Boyolali), jadi hemat waktu dan energi,” jelasnya.
Selain itu, karena pemberangkatan menggunakan fasilitas hotel di sekitar YIA, calon jemaah akan mendapat pengalaman serupa dengan akomodasi di Tanah Suci. “Kalau sebelumnya satu kamar di asrama haji bisa sepuluh orang, sekarang lebih nyaman karena empat orang per kamar,” tambah Muntolib.
Untuk tahap persiapan, Kemenag Bantul sudah mengirim data calon jemaah ke masing-masing KUA kecamatan. Pemeriksaan kesehatan mulai dibuka 10 November 2025 di 27 Puskesmas se-Bantul, sementara pelunasan biaya masih menunggu regulasi pusat.
“Syaratnya sekarang istitoah kesehatan dulu, baru bisa melunasi biaya,” ujarnya.
Adapun jadwal nasional disebutkan kloter pertama masuk asrama pada 21 April 2026 dan berangkat sehari setelahnya. Bantul diperkirakan masuk kloter pertengahan, tetapi pembagian pasti masih menunggu keputusan resmi dari pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.