Kesbangpol Gunungkidul Targetkan Banpol Rp1,1 Miliar Cair Triwulan II
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Ilustrasi investasi - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul mencatat realisasi investasi hingga akhir September 2025 mencapai Rp687,6 miliar. Investasi yang masuk masih didominasi penanaman modal dalam negeri (PMDN).
Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP Gunungkidul, Mugiyanto, mengatakan minat investor untuk menanamkan modal di Bumi Handayani tumbuh positif. Hingga akhir September 2025, nilai investasi yang terealisasi mencapai Rp687.622.087.245.
Angka ini diprediksi masih akan bertambah mengingat triwulan IV-2025 masih berlangsung hingga Desember mendatang.
"Masih ada proses yang berjalan, dan kami berharap pertumbuhan investasi di Gunungkidul dapat semakin pesat," kata Mugiyanto, Minggu (9/11/2025).
Berdasarkan data yang terhimpun, sektor pertanian dan peternakan masih menjadi primadona dengan realisasi investasi sebesar Rp163.277.941.485.
Posisi kedua ditempati sektor pariwisata dengan nilai investasi Rp159.751.727.198, disusul sektor perdagangan senilai Rp115.979.843.749.
Pada posisi keempat, sektor kesehatan menyumbang Rp89.901.213.562, sedangkan sektor perindustrian mencatatkan Rp79.564.049.751.
"Pertanian dan peternakan memang paling diminati, dengan komoditas unggulan seperti ternak ayam petelur, ayam pedaging, dan usaha pembibitan," ujarnya.
Mengenai asal modal, Mugiyanto mengakui PMDN masih mendominasi dengan porsi mencapai Rp626.266.790.839. Sementara investasi asing (PMA) yang masuk baru sebesar Rp52.355.296.406.
"Mayoritas memang berasal dari dalam negeri, karena yang masuk sudah mencapai Rp626 miliar lebih," ungkap Mugiyanto.
Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Agung Danarto, menyatakan daya tarik destinasi wisata pantai menjadi faktor pendorong investasi, khususnya di kawasan selatan. Namun, kondisi ini menimbulkan ketimpangan dengan kawasan utara yang kurang diminati investor.
Oleh karena itu, upaya pemerataan penyebaran investasi akan terus didorong. "Kami ingin investasi tidak hanya terkonsentrasi di selatan. Untuk itu, kami fokus menggenjot potensi kawasan utara," kata Agung.
Pihaknya telah menyusun kajian pengembangan investasi di utara Gunungkidul, termasuk optimalisasi Kawasan Peruntukan Industri di Kalurahan Candirejo, Semin.
"Kami juga telah menyelesaikan kajian bisnis di sekitar Jalur Lintas Selatan tahun ini. Hasilnya telah kami tawarkan kepada para investor," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.