DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Jalur Pansela Tulungagung-Trenggalek/Antara
Hariajogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memfokuskan pembuatan kajian investasi di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Diharapkan adanya jalur ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor selatan sehingga dapat menarik investor untuk menanamkan modalnya di kawasan tersebut.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Asar Jajang Riyanti mengatakan, investasi di Bumi Handayani terus tumbuh dengan baik. Untuk proses percepatan dalam menarik investor, setiap tahun dilakukan kajian investasi atau Invesment Project Ready to Offer (IPRO).
Dia menjelaskan, kajian ini bertujuan memudahkan calon investor guna menanamkan modalnya. Selain itu, hasil dari IPRO dapat menjadi pedoman bagi investor dalam memahami peluang bisnis di kawasan tersebut.
“Nanti kalau IPRO sudah jadi akan kami tawarkan kepada calon investor dalam agenda kegiatan temu bisnis,” kata Asar, Jumat (20/6/2025).
Dia menjelaskan, IPRO di tahun ini difokuskan di seputaran JJLS yang membentang dari perbatasan Bantul-Gunungkidul hingga perbatasan Wonogiri, Jawa Tengah. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan, ada tiga kajian meliputi di perbatasan Bantul atau tepatnya di kawasan Kelok 23 di Kalurahan Girijati, Purwosari.
Selanjutnya, kajian kedua berlokasi di Padukuhan Gandu, Semugih, Rongkop dan ketiga berada di kawasan tengah tepatnya di Kalurahan Planjan, Saptosari. “JJLS bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sehingga harus mulai dipersiapkan,” katanya.
Meski kajian masih berlangsung, Asar tidak menampik sudah memiliki sejumlah gambaran seperti di kawasan Kelok 23 difokuskan untuk pembangunan SPBU atau perhotelan. Adapun di sektor tengah di Kalurahan Planjan difokuskan pengembangan agrowisata.
“Masih dikaji dan kalau peta kajian bisnis sudah jadi, pasti akan kami paparkan secara detail,” katanya.
Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Agung Danarto mengatakan, kegiatan penyusunan peta kajian investasi atau IPRO merupakan hal yang terus dilakukan tiap tahunnya. Sebagai gambaran di 2024, pihaknya sudah membuat kajian terkait dengan pengembangan investasi di sektor utara Gunungkidul.
“Di zona ini sudah ada Kawasan Peruntukan Industri di Kalurahan Candirejo, Semin yang dapat dioptimalkan untuk mendukung masuknya investor agar mau menanamkan modalnya,” katanya.
Hasil kajian yang telah dilakukan, kata Agung, ada beberapa model investasi bisa dikembangkan seperti pertekstilan, pemintalan dan garmen. Selain itu, juga ada industry pengecoran logam, pabrik kayu hingga wood pellet industry. “Kajiannya sudah ada lengkap dengan potensi usaha yang dapat dijalankan,” katanya.
Menurut Agung, hasil kajian ini akan ditawarkan ke pengusaha dengan harapan mau menanamkan modalnya di sektor utara Gunungkidul. “Kita rutin menggelar kegiatan temu bisnis dengan investor. Salah satunya bertujuan memaparkan tentang potensi dan peluang investasi di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.