Penataan Pantai Sepanjang Butuh Rp16 Miliar, Pemkab Ajukan Danais
Penataan Pantai Sepanjang Gunungkidul masih berlanjut. Pemkab membutuhkan sekitar Rp16 miliar untuk jalan, kios, trotoar, dan parkir.
Taman Bunga Matahari./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sektor kepariwisataan masih menjadi magnet bagi invosetor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Gunungkidul. Hal ini terlihat adanya rencana pembangunan wisata taman bunga di kawasan Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari yang berbatasan dengan Kapanewon Saptosari.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang atau Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana Gunungkidul, Fajar Ridwan mengatakan, investor yang tertarik membangun wisata taman bunga di kawasan Pantai Baron adalah pemilik wisata Celosia di Semarang, Jawa Tengah. Rencananya, lahan yang dipergunakan seluas 15 hektare dan sudah dilakukan pembebasan.
“Lokasi pasnya ada di barat Pantai Baron dan bersebelahan dengan kawasan Baron Tekno Park,” kata Fajar, Selasa (6/1/2026).
Menurut dia, keseriusan investor untuk memujudkan taman wisata ini sudah terlihat dari proses pengurusan izin yang berlangsung sejak pertengahan 2025 lalu. Hingga saat ini, kata Fajar, sudah ada izin tata ruang untuk lokasi pembangunan taman.
Adapun proses selanjutnya dilakukan kajian Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) yang melibatkan pihak ketiga untuk mengkajinya. “Masih proses dan walaupun melibatkan pihak ketiga, tapi proses penyusunan amdal tetap melibatkan tim dari Pemkab Gunungkidul,” katanya.
Fajar menekankan, bahwa untuk pembangunan wisata taman bunga ini harus diselesaikan terlebih dahulu masalah perizinan. Pasalnya, selain dokumen amdal, investor juga harus melengkapi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
“Semua bertahap dan harus dilengkapi semuanya. Baru boleh melakukan pembangunan, tujuannya biar tertib administrasi maupun perizinan,” katanya.
Ditambahkan dia, sudah melihat grand desain tentang wisata ini karena dikonsep dengan agrowisata. Selain pengembangan taman bunga, nantinya juga dilengkapi dengan berbagai wahana wisata buatan.
Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian mengatakan, rencana investor untuk membangun wisata taman bunga di kawasan Pantai Baron masih terus berproses guna melengkapi perizinan. Pihaknya, secara prinsip menyambut baik kegiatan penanaman modal ini karena akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Menurut dia, rencana pembangunan wisata tersebut dapat memberikan dampak yang positif terhadap perekonomian. Hanya saja, Aldian memastian bahwa didalam prosesnya tetap harus memperhatikan regulasi terkait dengan persyaratan dasar maupun persyaratan teknis lainnya dalam perizinan berusaha.
“Intinya semua izin harus dilengkapi agar semuanya clear dan clean,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penataan Pantai Sepanjang Gunungkidul masih berlanjut. Pemkab membutuhkan sekitar Rp16 miliar untuk jalan, kios, trotoar, dan parkir.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.