Identitas Mayat di Sungai Progo Terungkap, Warga Magelang

Yosef Leon
Yosef Leon Rabu, 12 November 2025 22:57 WIB
Identitas Mayat di Sungai Progo Terungkap, Warga Magelang

Foto ilustrasi penemuan mayat/jenazah. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT

Harianjogja.com, BANTUL–Polisi akhirnya mengungkap identitas jasad yang ditemukan di Sungai Progo, Bantul. Korban diketahui warga Magelang bernama MN, yang sempat dilaporkan hilang sejak 8 November 2025.

Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan identitas korban terungkap setelah proses identifikasi oleh tim Inafis Polres Bantul. “Hasil identifikasi menunjukkan korban bernama MN warga Magelang. Korban sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu, 8 November 2025, pukul 14.00 WIB,” ujar Rita, Rabu (12/11/2025).

Rita menambahkan, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga melalui Kapolsek Bandongan di RS Bhayangkara Polda DIY untuk proses pemulangan dan pemakaman.

Sebelumnya, penemuan mayat ini menggegerkan warga sekitar bantaran Sungai Progo. Berdasarkan laporan polisi, jasad korban pertama kali ditemukan oleh enam pelajar SMP yang sedang memancing di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.

Salah satu saksi mengaku melihat sosok tubuh mengambang dengan posisi telentang dan kepala menghadap barat. Ia kemudian memberi tahu teman-temannya sebelum akhirnya melapor kepada warga sekitar yang meneruskan laporan ke Polsek Pajangan.

Personel kepolisian bersama tim gabungan dari Polres Bantul, Puskesmas Pajangan, dan Inafis langsung mendatangi lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal tim medis, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Tubuh korban menunjukkan tanda-tanda kekakuan mayat dan pembusukan, sementara wajah tidak lagi bisa dikenali.

Polisi belum menemukan indikasi kekerasan yang menyebabkan kematian. Namun, penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. “Yang jelas, dari hasil visum sementara, korban sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok,” kata Rita.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online