Dishub Bantul Renovasi 133 Lampu Trotoar Jalan Sudirman
Dishub Bantul menganggarkan Rp399 juta untuk memperbaiki 133 lampu trotoar di Jalan Jenderal Sudirman agar lebih aman dan menarik.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Peristiwa perkelahian yang berakhir tragis terjadi di wilayah Sidorejo, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Sabtu (17/1/2026). Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat bentrokan dengan pria lain yang diduga berujung pada aksi penusukan di lingkungan permukiman warga.
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan adanya taburan bunga di depan salah satu rumah warga di Gang Puntodewo, Sidorejo, yang diduga menjadi titik korban ambruk. Kondisi sekitar lokasi tampak lengang, meskipun sejumlah warga terlihat beraktivitas memancing di area seberang rumah tersebut.
Salah satu warga setempat berinisial RZ, 45, menuturkan peristiwa perkelahian itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Ia mengaku terbangun setelah menantunya memberi tahu adanya dua pria yang tengah berkelahi di dekat rumah mereka.
“Setengah sembilan pagi dibangunkan menantu saya karena ada orang berkelahi di luar rumah,” kata RZ.
RZ mengungkapkan dirinya tidak berani melerai perkelahian tersebut lantaran salah satu dari dua pria yang terlibat diketahui membawa senjata tajam. Ia menyaksikan secara langsung saat salah satu pelaku menikam lawannya di dekat sebuah pohon.
“Saya tidak berani memisah. Saya diamkan, lalu di dekat pohon itu yang satu ditusuk,” ujarnya.
Setelah mengalami penusukan, korban sempat berjalan ke arah utara sebelum akhirnya terjatuh dan ambruk di depan rumah warga. RZ menyebut pelaku masih sempat bertindak agresif dengan menghadang orang-orang yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
“Setelah korban ambruk, pelaku mengamuk, orang lewat dihalangi. Dia sempat jalan ke utara lalu kembali lagi ke selatan untuk membalik tubuh korban,” kata RZ.
Karena korban tidak memberikan respons, pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi. “Mungkin mau membangunkan atau bagaimana, tapi setelah tahu orangnya meninggal langsung pergi,” katanya.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya insiden perkelahian maut tersebut. Ia menyampaikan bahwa kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif perkelahian sekaligus memburu terduga pelaku yang hingga kini belum tertangkap.
“Motif masih kami dalami. Keberadaan dan identitas terduga pelaku masih dalam pencarian,” jelas Rita.
Korban diketahui berinisial AG, 20, seorang mahasiswa asal Desa Badawo, Kecamatan Wegee Muka, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri dengan ukuran sekitar 2 x 1 sentimeter serta luka di bagian pelipis kiri yang diduga akibat terjatuh saat kejadian, sementara proses penyelidikan kepolisian masih terus berlanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub Bantul menganggarkan Rp399 juta untuk memperbaiki 133 lampu trotoar di Jalan Jenderal Sudirman agar lebih aman dan menarik.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.