Kesbangpol Gunungkidul Targetkan Banpol Rp1,1 Miliar Cair Triwulan II
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Proses pembersihan material longsor di ruas jalan Gunungkidul-Klaten di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari. Sabtu (22/11/2025) Istimewa BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Hujan deras yang mengguyur wilayah Gedangsari pada Jumat (21/11/2025) malam memicu longsor di tebing jalur Gedangsari–Wedi, Klaten, tepatnya di Padukuhan Jetis, Hargomulyo. Material longsoran sempat menutup badan jalan sehingga akses kendaraan terputus.
Panewu Gedangsari, Eko Krisdiyanto, menjelaskan longsor terjadi di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Gunungkidul dengan Klaten. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas.
“Jumat malam terjadi hujan deras sehingga mengakibatkan tebing setinggi 15 meter longsor dan menutupi jalan,” kata Eko saat dihubungi, Sabtu siang.
Ia menyebut akses menuju Klaten sempat terputus, terutama bagi pengendara roda empat. Meski demikian, sepeda motor masih bisa melintas melalui bahu jalan yang tidak tertimbun.
“Kalau sepeda motor masih bisa melintas karena masih ada bahu jalan yang tak tertutup longsor,” ungkapnya.
Eko memastikan kondisi kini sudah kembali normal setelah warga bersama personel TNI dan kepolisian melakukan kerja bakti membersihkan material longsor.
“Sudah bisa dilalui dan akses kembali normal,” ujarnya.
Ia juga mengimbau warga Gedangsari meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman longsor, mengingat wilayah ini didominasi perbukitan dan rawan bencana saat musim penghujan.
“Terus hati-hati dan waspada saat terjadi hujan deras dalam waktu yang lama,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta, mengatakan pihaknya telah menerima laporan longsor di jalur penghubung Gunungkidul–Klaten tersebut. Penanganan cepat dilakukan untuk membersihkan material sehingga akses kembali terbuka.
“Sudah tertangani dan jalan sudah bisa dilalui. Baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat,” jelasnya.
Edy menambahkan bahwa BPBD Gunungkidul telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi sejak awal November hingga 31 Januari 2026 sebagai langkah mitigasi menghadapi cuaca ekstrem.
“Berlangsung tiga bulan dan penetapan ini menjadi bagian dari mitigasi kebencanaan di Kabupaten Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.