Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Gerbang Tol Prambanan, tol Jogja-Solo ruas Prambanan-Klaten. - Instagram/bpjt_pupr
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan DIY memproyeksikan kenaikan signifikan pergerakan masyarakat pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Perkiraan tersebut diambil dari prediksi arus kendaraan yang melewati Tol Jogja–Solo, yang diperkirakan lebih ramai dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menyampaikan bahwa perkiraan mobilitas masyarakat diukur sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Dalam rentang waktu itu, puncak pergerakan diprediksi terjadi pada 28 Desember 2025 dengan total 66.280 pergerakan orang.
“Total pergerakan selama periode tersebut sebanyak 839.864. Itu prediksi pergerakan keluar-masuk dari tol Jogja–Solo,” jelasnya, Rabu (26/11/2025).
Jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, angka tersebut naik sekitar 12% dari 746.793 pergerakan. Sementara jika dibandingkan kondisi normal pada 6–12 Oktober 2025, lonjakannya mencapai 73%.
Terkait potensi peningkatan arus kendaraan, Dishub DIY bersama Polda DIY telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurangi risiko kemacetan. Namun hingga kini, perumusan teknis masih dalam tahap koordinasi. “Masih kami koordinasikan untuk persiapannya,” kata Erni.
Prediksi peningkatan mobilitas di DIY ini juga tercatat lebih tinggi dibandingkan estimasi nasional. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub memperkirakan kenaikan pergerakan masyarakat secara nasional hanya sekitar 4% pada periode Nataru 2025/2026.
Erni menjelaskan, sejumlah faktor membuat persentase peningkatan di DIY lebih tinggi, salah satunya karena DIY merupakan daerah tujuan wisata yang selalu ramai saat libur panjang. “Sektor pariwisata, Jogja kan ngangenin, banyak tempat-tempat wisata yang menarik,” ucapnya.
Selain itu, adanya program diskon tarif transportasi di beberapa moda serta operasional ruas Tol Jogja–Solo turut meningkatkan minat masyarakat untuk bepergian ke DIY. “Itu juga menjadi daya tariknya [diskon tiket dan jalan tol],” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.