Embarkasi Haji YIA Belum Dongkrak Ekonomi Kulonprogo
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
Sejumlah pengendara dan kereta rel listrik tampak berada di sekitar JPO Kulonprogo, Rabu (3/12/2025) sore. Tampak sejumlah pekerja juga ada yang sedang melakukan aktivitas di JPO/ Harian Jogja-Khairul Ma'arif
Harianjogja.com, KULONPROGO—Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) pertama di Kulonprogo, tepatnya di depan Kantor Pemkab Kulon Progo segera beroperasi. Progres pembangunan telah mencapai lebih dari 95 persen dan ditargetkan selesai pada 10 Desember 2025.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) JPO, Gigih Mutitama, mengatakan bahwa progres pembangunannya sudah hampir rampung. Persentase pekerjaan per 1 Desember 2025 sudah mencapai 95 persen, bahkan lebih. "Masih menyelesaikan aluminium composite panel (ACP) yang berwarna hijau. Nilai progresnya besar di pekerjaan ACP," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025).
Menurut Gigih, pemasangan ACP merupakan tahap terakhir pembangunan, sebab tahap pembangunan lainnya pada JPO tersebut sudah selesai. Gigih menjelaskan alasan penggunaan ACP pada JPO itu. "Kalau dicat bakal luntur. Kalau pakai papan, takut tidak kuat kena terpaan angin sehingga lebih awet menggunakan ACP," ungkapnya. Pembangunan JPO ditargetkan selesai sepenuhnya pada 10 Desember 2025. Setelah seluruh pekerjaan pembangunan rampung, JPO tersebut dapat segera digunakan oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kulonprogo, Septi Adi Jati Prabowo, menambahkan bahwa progres pembangunan per hari ini sudah mencapai 96 persen. Meskipun ditargetkan rampung sepekan lagi, menurutnya belum ada jadwal peresmian JPO tersebut. "Target sepekan lagi, peresmiannya belum dijadwalkan," ucapnya.
Septi mengungkapkan bahwa selain pemasangan ACP, ada juga pekerjaan lain yang masih harus dirampungkan. Pekerjaan tersebut meliputi mekanikal, elektrikal, dan beautifikasi (penataan estetika).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.