Groundbreaking PSEL Jogja Ditarget Juni 2026
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Foto ilustrasi bibit siklon. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak ada potensi siklon tropis di selatan Jawa, namun DIY diimbau tetap siaga karena cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta, Warjono, menjelaskan bahwa dalam sepekan ke depan, belum ada tanda-tanda terdeteksinya siklon tropis. “Seminggu ke depan belum ada tanda-tanda,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (4/12/2025).
BMKG memang melihat adanya tekanan rendah di arah barat daya Enggano, namun Warjono menilai tekanan rendah tersebut kecil kemungkinannya berkembang menjadi siklon tropis.
Untuk prospek cuaca harian pada Jumat (5/12/2025), potensi hujan sedang diprediksi terjadi di Sleman bagian utara dan Kulonprogo bagian utara. Sementara potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di Bantul bagian tengah, Kulonprogo bagian selatan, dan Gunungkidul bagian timur-tengah.
Mengenai kondisi perairan, tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter atau masuk dalam kategori sedang.
“Masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, terutama bagi masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan,” kata Warjono.
Sejalan dengan peringatan BMKG, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah memperpanjang status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi. Perpanjangan status ini berlaku mulai 20 November hingga 19 Desember 2025.
Status ini tertuang dalam Keputusan Gubernur DIY Nomor 388/2025 tentang Penetapan Perpanjangan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi (Banjir, Tanah Longsor, dan Cuaca Ekstrem) di DIY. Perpanjangan status ini mempertimbangkan musim penghujan yang masih berlangsung dengan potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar menantunya, Raabi'atul Adawiyyah. Keputusan berlaku segera tanpa pengumuman perceraian.
Gelombang tinggi di Kulonprogo merobohkan tiga warung di Pantai Trisik dan membuat air laut masuk ke dua rumah warga.
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Presiden Abelardo de la Espriella memimpin langsung penanganan bencana.
Stafsus Menhan Lenis Kogoya meminta TPNPB menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Papua serta tidak mengganggu peringatan HUT ke-81 RI.
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.