Maggot Masayu di Bantul Ubah Sisa Dapur Jadi Kas Warga
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Siswa SMPN 1 Sanden Bantul saat melakukan gerebek sampah di kawasan Pantai Goa Cemara. /Harian Jogja-Kiki Luqman,
Harianjogja.com, BANTUL—Puncak HUT ke-62 SMPN 1 Sanden diperingati dengan kegiatan gerebek sampah dan sepeda sehat di Pantai Goa Cemara yang melibatkan seluruh siswa dan guru.
Momentum ini sekaligus menguatkan budaya sekolah yang menekankan keseimbangan antara kecerdasan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian pada lingkungan. Berbagai kegiatan sebelumnya seperti doa bersama dan bantuan banjir memperkaya makna perayaan.
Dikpora Bantul menilai rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan kematangan sekolah yang telah berdiri lebih dari enam dekade. Mereka berharap SMPN 1 Sanden terus menjadi contoh sekolah berprestasi dengan karakter kuat.
Seluruh siswa bersama guru dan jajaran sekolah menggelar aksi gerebek sampah di kawasan wisata pantai Goa Cemara, Kamis (11/12). Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen sekolah dalam membangun karakter peduli lingkungan sekaligus menutup rangkaian agenda ulang tahun yang telah berlangsung sejak awal Desember.
Kepala SMPN 1 Sanden, Windarti, menyampaikan bahwa puncak perayaan tahun ini sengaja dikemas dengan kegiatan bersepeda dan aksi bersih kawasan pantai.
Menurutnya, pilihan ini sejalan dengan semangat sekolah untuk menanamkan nilai kesehatan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab lingkungan kepada seluruh siswa.
“Kita bisa berkumpul di sini, hari ini adalah puncak ultah yang ke-62. Kita terakhir kemarin ke panti asuhan khusus difabel, bakti sosial, dan gerebek sampah. Berikutnya kami juga mohon doa SMP 1 Sanden bisa mempertahankan prestasi di akademik dan non-akademik,” ujarnya.
Ia menjelaskan perayaan ulang tahun ke-62 tidak hanya dipusatkan pada kegiatan hari ini, tetapi telah melibatkan berbagai aktivitas sosial dan pendidikan.
“Ulang tahun, puncak acaranya tanggal 11 Desember ini dengan bersepeda dan gerebek sampah di Goa Cemara. Tetapi sebelumnya kami sudah banyak rangkaian acara. Doa bersama orang tua, lalu donasi banjir untuk Sumatera melalui beberapa lembaga,” kata Windarti.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bantul, Titik Sunarti Widyaningsih, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang SMPN 1 Sanden.
Ia berharap sekolah semakin matang dan menjadi teladan bagi lembaga pendidikan lain di Bantul. “Semoga semakin sukses dan semakin dipercaya masyarakat. Usia 62 itu bukan muda lagi, lembaga harus lebih matang dari generasi ke generasi. Agar SMPN 1 Sanden tetap jadi sekolah terbaik di Bantul,” ujarnya.
Titik menekankan dedikasi sekolah dalam membangun karakter siswa tergambar jelas dari rangkaian kegiatan ulang tahun yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan lingkungan.
“Tidak hanya sepeda sehat tapi gerebek sampah, nilai-nilai ini yang harus kita jaga. Tidak hanya cerdas, tetapi harus punya akhlak yang mulia dan jangan sampai lingkungan rusak. Sekali lagi selamat ulang tahun SMPN 1 Sanden,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.