Top Ten News Harianjogja.com Edisi Rabu 20 Mei 2026
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Tren kunjungan wisatawan khususnya usia anak meningkat di Museum Benteng Vredeburg. Penambahan fasilitas anak dilakukan melalui kolaborasi bertajuk Heritage for the Next Generation yang digelar, Senin (15/12/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA-Tren kunjungan wisatawan khususnya usia anak meningkat di Museum Benteng Vredeburg. Penambahan fasilitas anak dilakukan melalui kolaborasi bertajuk Heritage for the Next Generation yang digelar, Senin (15/12/2025). Vredeburg menggandeng MDI Ventures dan Goers untuk merevitalisasi fasilitas bermain anak.
Perwakilan Museum Benteng Vredeburg, Muri Kurniawati mengatakan pengunjung Museum Benteng Vredeburg sangat beragam, termasuk kategori rentan mulai dari anak-anak, penyandang disabilitas, ibu hamil hingga lansia. Para pengunjung tersebut termasuk prioritas yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga butuh sarana prasarana memadai. Vrederburg memastikan telah menyediakan fasilitas bagi kelompok rentan tersebut selama ini.
"Akan tetapi fasilitas yang telah disediakan tersebut belum sepenuhnya maksimal. Oleh karena itu dengan semangat maju dan berkembang demi memberikan layanan informasi sejarah, maka kami perlu bergandeng tangan dan membuka kesempatan kepada semua stakeholder yang memiliki kepekaan terhadap kelompok tersebut khususnya anak-anak," katanya Senin (15/12/2025).
Berdasarkan data kunjungan museum Januari-November 2025 tercatat 81.030 pengunjung dari kalangan anak di bawah usia 12 tahun. Mereka berasal dari berbagai wilayah DIY dan sekitarnya. Dengan adanya tren peningkatan kunjungan anak ke museum, maka perlu direspons dengan berbagai kegiatan yang menarik.
"Maka kami berharap kerja sama dengan MDI Ventures dan Goers ini bisa berlanjut dan berkembang atas dasar kebutuhan masyarakat khususnya generasi muda. Khususnya membuka wawasan pemuda terkait sejarah," ujarnya.
VP Corporate Communication & Strategies MDI Ventures, Alvin Evander menegaskan pentingnya fasilitas di ruang publik seperti museum yang aman dan nyaman bagi anak. Melalui program yang digulirkan tersebut pihaknya berusaha menghadirkan taman bermain yang aman, inklusif dan interaktif serta memperkaya pengalaman wisata keluarga sekaligus memperkenalkan nilai sejarah kepada anak.
"Melalui kolaborasi ini kami berusaha berkontribusi terhadap ruang publik khususnya anak, agar dapat memperkuat daya tarik pariwisata agar tetap relevan dan berkelanjutan. Harapannya bisa menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dengan ekosistem startup dalam menciptakan dampak sosial yang baik untuk masyarakat," katanya.
CEO Goers Niki Tsuraya menyatakan pihaknya akan memberikan fasilitas terkait taman bermain anak dan beautifikasi Vredeburg sehingga menarik dan dapat meningkatkan jumlah kunjungan serta pemahaman generasi muda terkait sejarah.
"Kami ingin museum menjadi ikon Jogja, orang datang ke Jogja kurang afdol kalau tidak datang ke Vredeburg. Beautifikasi ini diperkirakan selesai pada kuartal pertama 2026," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.