Dapur MBG di Banguntapan Ditolak, Warga Khawatir Polusi hingga Kekeringan
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.
Ilustrasi tarif parkir - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul melaporkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir tahun 2025 telah melampaui target yang ditetapkan. Capaian tersebut diraih sebelum tahun anggaran berakhir.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, menyampaikan bahwa hingga 30 November 2025, PAD parkir telah mencapai Rp651.380.000. Sementara itu, target PAD parkir tahun ini ditetapkan sebesar Rp528.960.000.
Dengan capaian tersebut, Dishub Bantul optimistis pendapatan dari sektor parkir masih berpotensi bertambah hingga akhir Desember 2025. Menurut Singgih, capaian ini juga menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan kinerja pengelolaan parkir pada tahun mendatang.
Menanggapi kemungkinan peningkatan target PAD parkir pada 2026, Singgih menyebut pihaknya tengah melakukan pembenahan sistem pengelolaan parkir agar lebih optimal.
“Kami upayakan untuk lebih maksimal lagi, saat ini kami dalam proses perbaikan tata kelola parkir, semoga tahun depan meningkat capaian PAD-nya,” ujarnya, Selasa (16/12).
Salah satu langkah yang disiapkan Dishub Bantul dalam perbaikan tata kelola tersebut adalah penerapan sistem parkir berbasis digital. Digitalisasi dinilai dapat meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan retribusi parkir.
“Digitalisasi parkir, dengan QRIS misalnya,” kata Singgih.
Lebih lanjut, Singgih menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan Dishub Bantul, sumber retribusi parkir terbesar berasal dari kawasan Stadion Sultan Agung Bantul hingga area pasar. Namun, khusus untuk parkir di kawasan pasar, besaran setoran retribusi tidak dapat dipastikan secara merata.
“Karena, pasar itu ada yang harian dan ada yang cuma seminggu sekali. Apalagi, kunjungan pasar sekarang kan tidak bisa stabil,” ujarnya.
Dishub Bantul berharap, melalui perbaikan tata kelola dan penerapan digitalisasi parkir, pendapatan daerah dari sektor parkir dapat terus meningkat sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.