Pelajar Gunungkidul Diajak Jaga Budi Pekerti dan Budaya Damai
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Proses pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di Kalurahan Wiladeg, Karangmojo. Rabu (7/1/2026) Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sejumlah kalurahan di Kabupaten Gunungkidul mulai membangun gedung untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih. Anggaran pembangunan menapai Rp1,6 miliar per titiknya.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Gunungkidul, Supartono mengatakan, hingga sekarang sudah ada sepuluh kalurahan yang mulai membangun gedung Koperasi Desa Merah Putih. Kalurahan ini meliputi Wiladeg, Jatiayu, Kelor di Kaapanewon Karangmojo.
Selanjutnya, ada di Kalurahan Getas dan Gading di Kapanewon Playen; Kenteng dan Sidorejo di Kapanewon Ponjong. Adapun tiga gedung lainnya dibangun di Kalurahan Siraman serta Baleharjo, Wonosari dan Kalurahan Candirejo, Semanu.
“Sudah mulai dibangun. Proses pembangunannya bekerja sama dengan PT Agrinas,” kata Supartono, Rabu (7/1/2026).
Menurut dia, anggaran pembangunan gedung ini mencapai sekitar Rp1,6 miliar per titiknya. Diharapkan dengan pembangunan tersebut, maka keberadaan Koperasi Desa Merah Putih bisa lebih dimaksimalkan.
“Memang belum semua kalurahan membangun, tapi semuanya juga ikut berproses,” ujarnya.
Supartono mengimbau kepada kalurahan lain yang belum membangun untuk tidak gegabah. Menurut dia, lahan calon gedung koperasi harus clear and clean, mulai dari perizinan hingga lahan yang akan dipakai harus dipastikan kejelasan statusnya. Ia mencontohkan, apabila lokasi akan menggunakan lahan baku sawah (LBS), maka harus diurus. Selain itu, maka harus dicari lahan pengganti agar status LBS tidak berkurang.
“Jadi, kami minta agar lebih teliti dan tidak terburu-buru untuk membangun. Sebab, kepastian akan status lahan akan sangat penting ke depannya,” katanya.
Mantan Kepala Bidang Pengembangan Produk Kepariwisataan ini menambahkan, untuk sumber daya manusia sudah dilakukan peningkatan kapasitas dan kemampuan. Selain itu, juga ada sosialisasi berkaitan dengan sumber permodalan dari bank.
“Pengembangan kapasitas SDM dilakukan dengan memberikan pelatihan tentang bisnis plan untuk koperasi,” katanya.
Carik Getas, Playen, Masrur Ahmad saat dikonfirmasi membenarkan gedung Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya sudah dibangun. Untuk pembangunan, pihaknya diminta menyiapkan lahan dan dipilih di Padukuhan Nggronggo dengan luasan sekitar 1.200 meter persegi.
“Sudah mulai dibangun dan kalau tidak salah sudah berlangsung sekitar satu minggu ini,” katanya.
Menurut dia, pihak kalurahan hanya diminta menyediakan lahan. Sedangkan pembangunan dilaksanakan oleh PT Agrinas yang bekerja sama dengan pihak ketiga.
“Mudah-mudahan pembangunan lancar dan prosesnya juga diawasi oleh anggota TNI,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.