Proyek Pembangunan Irigasi Tirtorejo 98%, DPRD DIY Minta Segera Dimanfaatkan
Proyek irigasi DI Tirtorejo, Berbah, Sleman, mencapai 98%. DPRD DIY meminta pembangunan segera selesai dan memberi manfaat bagi petani.
Kapolresta Jogja, Kombes Pol Eva Guna Pandia saat ditemui di Polresta Jogja, Rabu (7/1/2026. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA - Polresta Jogja masih melakukan penyelidikan terkait teror telepon yang dialami Guru Besar UGM Prof. Zainal Arifin Mochtar atau Uceng oleh orang tak dikenal yang mengaku sebagai anggota Polresta Jogja. Kasus ini mencuat setelah Prof Uceng membagikan pengalaman diteror melalui telpon di akun Instagram pribadinya beberapa hari lalu.
Kapolresta Jogja Kombes Pol Eva Guna Pandia mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut dengan berkoordinasi langsung dengan Prof Uceng guna memperjelas kronologi serta pola teror yang diterima.
“Ya, nanti kita segera koordinasikan dengan Prof Ucheng tentunya, apa masalahnya, teleponnya bagaimana, nanti akan kita tindak lanjuti tentunya,” ujar Eva kepada awak media, Rabu (7/1/2026).
Eva menjelaskan, pihaknya sebelumnya telah melakukan pengecekan awal terhadap nomor telepon yang digunakan pelaku. Dari hasil penelusuran internal, nomor tersebut dipastikan bukan milik anggota Polresta Jogja.
“Setelah itu kita cross-check nomor itu dan tidak ada anggota Polresta Jogja yang menggunakan nomor itu,” katanya.
Tidak hanya itu, lokasi nomor penelepon juga diketahui berada di luar wilayah DIY. Polisi menemukan alamat nomor tersebut terlacak di Cirebon, sehingga kuat dugaan aksi tersebut merupakan penipuan dengan modus mencatut identitas kepolisian.
“Setelah kita cek ternyata alamat mereka itu di Cirebon. Jadi bisa dikatakan itu yang menelepon profesor tersebut adalah penipuan. Penipu,” ucap Eva.
Meski demikian, hingga kini Polresta Jogja belum berkomunikasi langsung dengan Uceng. Eva menyebut langkah tersebut akan segera dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
“Sementara kita belum komunikasi dengan Prof Ucheng, nanti mungkin kita komunikasi dengan beliau,” katanya.
Terkait kemungkinan pengejaran terhadap pelaku, Eva menegaskan polisi akan mendalami kasus tersebut lebih lanjut. Penyelidikan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan unsur pidana dan menelusuri pelaku yang mengaku sebagai aparat kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Proyek irigasi DI Tirtorejo, Berbah, Sleman, mencapai 98%. DPRD DIY meminta pembangunan segera selesai dan memberi manfaat bagi petani.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.