Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Budi daya ikan air tawar. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Produksi perikanan budidaya di Kabupaten Sleman sepanjang 2025 mencapai 55.650,84 ton dengan nilai ekonomi menyentuh Rp1,49 triliun, menegaskan sektor perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi Bumi Sembada.
Capaian ini menunjukkan konsistensi pertumbuhan sektor perikanan Sleman dalam beberapa tahun terakhir.
Staf Pelaksana Data Bidang Perikanan DP3 Sleman, Tony Lukito Triwibowo, mengatakan angka produksi tersebut berasal dari berbagai komoditas ikan budidaya yang tercampur, antara lain nila, mas, gurami, tawes, patin, lele, bawal, udang galah, dan gabus.
Sepanjang 2025, produksi tertinggi tercatat pada Februari sebesar 7.309,22 ton dengan nilai Rp207,07 miliar serta Desember mencapai 7.198,98 ton dengan nilai Rp170,87 miliar.
Sementara itu, produksi terendah terjadi pada April sebesar 3.045,09 ton dengan nilai Rp86,27 miliar dan September sebanyak 1.894,72 ton dengan nilai Rp47,97 miliar.
Kepala Bidang Perikanan DP3 Sleman, Wilyada Radianing, mengungkapkan target produksi perikanan budidaya pada 2026 naik sebesar 0,65 persen. Jika mengacu pada total produksi 2025, terdapat tambahan target sekitar 361,730 ton.
Namun, peningkatan target tersebut berlangsung di tengah pemangkasan anggaran pengembangan sektor perikanan hingga 62 persen pada Bidang Perikanan. Pemotongan tersebut berdampak langsung pada berkurangnya jumlah kegiatan.
“Belum ada program baru tahun ini. Anggaran semua kegiatan kami juga kena potong 62 persen. Kegiatan menjadi sangat terbatas,” kata Wilyada saat dihubungi, Senin (12/1/2026).
Berdasarkan data tiga tahun terakhir, produksi ikan di Sleman menunjukkan tren meningkat. Pada 2023, produksi tercatat 54.957,11 ton, naik menjadi 55.253,98 ton pada 2024, dan kembali meningkat menjadi 55.650,84 ton pada 2025.
Per 5 Januari 2025, terdapat sekitar 749 kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Sleman. Mayoritas kelompok tersebut membudidayakan ikan nila merah sebagai komoditas unggulan sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Sleman.
Harga ikan nila merah di tingkat pembudidaya saat ini mencapai Rp27.000 per kilogram. Ketika masuk pasar, harganya naik menjadi sekitar Rp36.000 per kilogram. Pasar komoditas ini tidak hanya berada di DIY, tetapi juga menjangkau wilayah di luar DIY.
Selama ini, DP3 Sleman terus mendampingi pembudidaya melalui berbagai program, antara lain Si Budi Dikucir (Sistem Budi Daya Nila Dengan Kincir Air), fasilitasi sumur pompa untuk mengantisipasi penyusutan air kolam saat musim kemarau, serta penerapan sistem bioflok. Program-program tersebut diharapkan menjaga produktivitas perikanan budidaya Sleman pada 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.