HUT RI, Disdukcapil Kota Jogja Buka Layanan Jemput Bola Adminduk
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Bahan pangan - ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Akses pangan layak bagi kelompok rentan masih menjadi tantangan di kawasan perkotaan. Untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak kemiskinan karena persoalan makan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja kembali mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk melanjutkan program Food Bank pada 2026.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa anggaran daerah kembali dikucurkan untuk program tersebut pada tahun ini. Meski belum menyebutkan nominalnya, ia memastikan Food Bank tetap menjadi prioritas karena terbukti membantu memenuhi kebutuhan pangan warga prasejahtera.
“Kami tidak ingin ada warga kota yang jatuh miskin hanya karena persoalan makanan. Karena itu, Food Bank tetap kami anggarkan agar urusan makan warga miskin tidak menjadi masalah,” ujar Hasto, Selasa (13/1/2026).
Ia menilai keberlanjutan program ini tidak hanya menyasar persoalan keseharian warga, tetapi juga sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya tujuan Zero Hunger atau tanpa kelaparan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja, Sukidi, menjelaskan bahwa pada tahun lalu Food Bank dijalankan dengan menggandeng berbagai pihak sebagai penyuplai makanan. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hotel, hingga restoran di Kota Jogja dilibatkan untuk menyalurkan makanan maupun bahan pangan kepada ribuan warga yang membutuhkan.
Ia memastikan seluruh makanan dan bahan pangan yang diterima telah melalui proses penyaringan sehingga aman dan layak dikonsumsi. Selanjutnya, bantuan tersebut disalurkan kepada kelompok sasaran, antara lain lansia, warga prasejahtera, serta penyandang disabilitas.
Berdasarkan data DPP, Food Bank menyasar 1.802 lansia, 28.792 warga prasejahtera, dan 3.089 penyandang disabilitas. Besarnya jumlah sasaran tersebut membuat Pemkot berharap kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai penyuplai pangan dapat semakin diperluas pada 2026.
“Dengan adanya program ini, kami berharap akses pangan bagi masyarakat yang membutuhkan menjadi lebih mudah dan terjamin,” kata Sukidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Ariana Grande mengejutkan penggemar setelah memutuskan mengurangi aktivitas publik di tengah kesuksesan album Petal yang menempati posisi pertama Billboard 200.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam