Anak Balita Dominasi Kasus TBC di Kota Jogja
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.
Foto ilustrasi sampah organik. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Kota Jogja (Pemkot) menegaskan komitmen untuk meniadakan rumput liar di trotoar sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata. Untuk itu, Pemkot merencanakan kegiatan bersih-bersih trotoar setiap dua minggu sekali secara bergiliran di seluruh wilayah Kota Jogja.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menuturkan langkah ini dilakukan karena pihaknya masih menemukan sejumlah trotoar yang ditumbuhi rumput liar. Menurutnya, keberadaan rumput liar dapat mengurangi kenyamanan wisatawan yang melintas di kota, sehingga perlu dibersihkan secara rutin.
“Kita akan turun [membersihkan rumput liar di trotoar] setiap dua minggu sekali secara bergiliran di 10 wilayah [di Kota Jogja],” kata Hasto, Minggu (18/1/2026).
Ia menambahkan, dengan pembersihan rutin, pertumbuhan rumput liar dapat dikendalikan. “Harapannya rumput tidak sempat tinggi lagi [dengan pembersihan rutin]. Kita ingin membuktikan dengan gotong royong, Kota Jogja bisa menjadi tertib dan bersih sepenuhnya,” imbuhnya.
Hasto menekankan pentingnya kebersihan jalan dan trotoar untuk menunjang citra Kota Wisata. Menurutnya, ruas jalan yang bersih akan meningkatkan kenyamanan wisatawan saat berkeliling di Kota Jogja.
“Saya malu ketika wisatawan datang berjuta-juta, tapi di jalan yang banyak rumputnya. Kita hanya ingin memantaskan diri sebagai tempat yang dikunjungi banyak orang,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, pembersihan dilakukan di ruas jalan dari Pojok Beteng Kulon menuju TKP Ngabean. Selanjutnya, Pemkot Jogja akan fokus pada ruas jalan prioritas di wilayah Umbulharjo, Kotagede, dan Tegalrejo.
Selain membersihkan rumput liar, Hasto menyampaikan Pemkot juga akan memangkas dahan pohon yang sudah rimbun serta membersihkan saluran air di sekitar sekolah dan ruas jalan, guna mencegah pohon tumbang dan penyumbatan saat musim hujan.
“Kita belum punya banyak uang untuk pembangunan fisik, minimal bersih-bersih. Semua harus bersih dan tertib, mulai dari hal yang paling kecil dengan [pembersihan] rumput liar,” tuturnya menegaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Siaran langsung Chelsea vs AC Milan di TVRI, 8 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Tiket mulai Rp858 ribu. Catat jadwalnya!
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 1-3 dari Vietnam di SEA V Cup Women 2026. Blok kurang solid dan banyak eror jadi penyebab. Lawan Filipina selanjutnya.