Parkir Bus di Eks Menara Kopi Kotabaru Naik Drastis Saat Libur Panjang
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.
Foto ilustrasi sampah organik. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Kota Jogja (Pemkot) menegaskan komitmen untuk meniadakan rumput liar di trotoar sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata. Untuk itu, Pemkot merencanakan kegiatan bersih-bersih trotoar setiap dua minggu sekali secara bergiliran di seluruh wilayah Kota Jogja.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menuturkan langkah ini dilakukan karena pihaknya masih menemukan sejumlah trotoar yang ditumbuhi rumput liar. Menurutnya, keberadaan rumput liar dapat mengurangi kenyamanan wisatawan yang melintas di kota, sehingga perlu dibersihkan secara rutin.
“Kita akan turun [membersihkan rumput liar di trotoar] setiap dua minggu sekali secara bergiliran di 10 wilayah [di Kota Jogja],” kata Hasto, Minggu (18/1/2026).
Ia menambahkan, dengan pembersihan rutin, pertumbuhan rumput liar dapat dikendalikan. “Harapannya rumput tidak sempat tinggi lagi [dengan pembersihan rutin]. Kita ingin membuktikan dengan gotong royong, Kota Jogja bisa menjadi tertib dan bersih sepenuhnya,” imbuhnya.
Hasto menekankan pentingnya kebersihan jalan dan trotoar untuk menunjang citra Kota Wisata. Menurutnya, ruas jalan yang bersih akan meningkatkan kenyamanan wisatawan saat berkeliling di Kota Jogja.
“Saya malu ketika wisatawan datang berjuta-juta, tapi di jalan yang banyak rumputnya. Kita hanya ingin memantaskan diri sebagai tempat yang dikunjungi banyak orang,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, pembersihan dilakukan di ruas jalan dari Pojok Beteng Kulon menuju TKP Ngabean. Selanjutnya, Pemkot Jogja akan fokus pada ruas jalan prioritas di wilayah Umbulharjo, Kotagede, dan Tegalrejo.
Selain membersihkan rumput liar, Hasto menyampaikan Pemkot juga akan memangkas dahan pohon yang sudah rimbun serta membersihkan saluran air di sekitar sekolah dan ruas jalan, guna mencegah pohon tumbang dan penyumbatan saat musim hujan.
“Kita belum punya banyak uang untuk pembangunan fisik, minimal bersih-bersih. Semua harus bersih dan tertib, mulai dari hal yang paling kecil dengan [pembersihan] rumput liar,” tuturnya menegaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas parkir bus wisata di Eks Menara Kopi Kotabaru Jogja melonjak saat libur panjang, bisa tembus lebih dari 35 bus per hari.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.