PSEL Belum Beroperasi, Sleman Kerahkan Pendamping Sampah
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Pemanjat tebing Indonesia, Nurul Iqomah (kerudung) saat bertanding di nomor speed dalam Kejuaraan Asia Panjat Tebing 2022 atau IFSC Climbing Asian Championship 2022 di Seoul, Korea Selatan, Jumat (14/10/2022) / IFSC Climbing \r\n
Harianjogja.com, SLEMAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus memperkuat sarana dan prasarana olahraga guna mendukung pembinaan atlet, khususnya cabang olahraga panjat tebing. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menyiapkan lahan seluas dua hektare di Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, untuk pembangunan pusat latihan panjat tebing.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan komitmen Pemkab Sleman dalam mengembangkan seluruh cabang olahraga di Bumi Sembada. Menurutnya, fasilitas yang memadai menjadi kunci dalam mencetak atlet berprestasi.
“Kami telah menyiapkan lahan dua hektare di Sardonoharjo, Ngaglik, untuk pembangunan fasilitas latihan panjat tebing yang memenuhi standar. Harapannya atlet dapat berlatih secara optimal, mengikuti banyak kejuaraan, dan meraih prestasi,” ujar Harda dalam keterangan tertulis.
Harda juga mendorong pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Sleman untuk menggandeng berbagai pihak kompeten sebagai mitra pembinaan maupun orang tua asuh atlet.
“Dengan fasilitas latihan berstandar internasional, saya berharap atlet mampu memberikan prestasi terbaik untuk Sleman, DIY, hingga tingkat nasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua FPTI Kabupaten Sleman, Untung Basuki Rahmad, menyampaikan pihaknya menargetkan prestasi maksimal di berbagai kompetisi yang diikuti.
“FPTI ini lembaga pengabdian, bukan kepentingan. Kami mohon dukungan dan sinergi semua pihak untuk bersama-sama meraih prestasi panjat tebing Sleman. Kami ingin atlet Sleman berbicara tidak hanya di level nasional, tetapi juga internasional,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sleman, Haris Sutarta, menegaskan bahwa pengembangan olahraga di Sleman diarahkan untuk memperkuat prestasi.
Ia menargetkan Sleman mampu mempertahankan gelar juara umum Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY pada ajang berikutnya yang akan digelar di Kabupaten Kulonprogo pada 2027.
“Saya mendorong seluruh cabang olahraga meningkatkan kualitas atlet masing-masing agar bisa naik ke level nasional. Dengan begitu Sleman dapat berkontribusi lebih besar dalam olahraga nasional,” kata Haris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.