Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Salah satu sudut kerusakan cukup di lingkungan SMP Negeri 2 Kalasan dampak hujan pada Sabtu (31/1/2026). Ist
Harianjogja.com, SLEMAN —Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kalasan, Sleman, Sabtu sore (31/1/2026), mengakibatkan kerusakan cukup parah di lingkungan SMP Negeri 2 Kalasan. Sejumlah fasilitas sekolah rusak, mulai dari bangunan utama hingga sarana penunjang kegiatan belajar mengajar.
Kepala SMP Negeri 2 Kalasan Hadi Suparmo, S.Pd., M.Pd., menyebutkan, kerusakan paling signifikan terjadi pada area parkiran sepeda siswa yang roboh akibat terjangan angin.
Tak hanya itu, beberapa bagian atap bangunan juga terlepas dan terbawa angin, disusul rusaknya pagar belakang sekolah, tumbangnya sejumlah pohon, kerusakan aula, serta basahnya seperangkat alat gamelan karena air hujan merembes masuk.
“Air hujan juga masuk ke beberapa ruang kelas hingga membasahi komputer dan peralatan sekolah lainnya. Kondisi ini perlu segera ditangani agar tidak menghambat proses belajar mengajar,” ujar Hadi, Minggu (1/2/2026).
Sebagai langkah awal, pihak sekolah langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta PLN. BPBD Sleman telah memberikan bantuan berupa enam lembar terpal untuk menutup bagian atap yang bocor sementara waktu.
Untuk mempercepat pemulihan kondisi sekolah, manajemen SMP Negeri 2 Kalasan menggelar kerja bakti massal pada Minggu pagi mulai pukul 07.00 WIB. Kegiatan gotong royong ini melibatkan guru, karyawan, orang tua siswa, pengurus Paguyuban Orang Tua (POT), BPBD, hingga para relawan.
Fokus kerja bakti diarahkan pada pembersihan ruang kelas yang tergenang air, pengangkutan puing-puing bangunan yang rusak, serta pembenahan darurat atap agar ruang belajar bisa kembali difungsikan.
Pihak sekolah juga mengajak para orang tua siswa untuk ikut berpartisipasi aktif dengan membawa perlengkapan kebersihan seperti sapu, alat pel, serbet, serta peralatan pendukung lainnya. Sekolah bahkan membuka peluang bagi setiap kelas untuk menghadirkan tukang bangunan guna membantu perbaikan atap secara swadaya.
“Kami berharap seluruh stakeholder sekolah, termasuk Paguyuban Orang Tua, dapat bergotong royong membenahi atap yang bocor, membersihkan kelas, serta menata kembali lingkungan sekolah,” kata Hadi.
Sambil menunggu proses perbaikan rampung, pihak sekolah mempertimbangkan opsi pembelajaran daring selama beberapa hari ke depan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan siswa.
Hingga Minggu pagi, kegiatan pembersihan dan perbaikan sementara masih terus berlangsung, dengan prioritas pada parkiran sepeda siswa serta ruang-ruang yang mengalami kerusakan paling berat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.